Ditegur Majikan, Pembantu Culik Dan Bunuh Anaknya

suami-pembantu-pembunuh-bayi-jeanette-diperiksa-polisiPekanbaru, PADANGTODAY.com – Seorang pembantu, Yulia alias Dona (18) melakukan penculikan sekaligus pembunuhan terhadap bayi majikannya Jeanette yang baru berusia 14 bulan, proses penculikan dan pembunuhan ini dalam pemeriksaan intensif di Polresta Pekanbaru, suaminya Saparudin alias Pai (23) juga ikut dimintai keterangannya.

Suami Dona dimintai keterangannya terkait perbuatan Dona yang melakukan pembunuhan terhadap Jeanette anak majikannya tersebut.

“Jadi suami dari tersangka Dona yang berdomisili di Tembilahan kita mintai keterangannya, apakah Dona punya masalah keluarga atau bagaimana, hal ini nantinya menjadi petunjuk untuk penyidik,” ujar Novian.

Menurut Novian, dari hasil sementara peneriksaan terhadap suami Dona tersebut, tidak ada masalah keluarga yang dialami Dona, artinya Dona melakukan pembunuhan kemungkinan bermasalah dengan teguran dari majikannya.

“Majikan Dona dalam hal ini ibu dari Jeanette juga kita mintai keterangannya, dan mengaku tidak pernah memperlakukan kasar terhadap Dona bahkan tidak pernah menghina Dona, hanya saja pernah menegur Dona karena pekerjaan yang dinilai tidak sesuai keinginan majikan,” kata Novian.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Hariwiawan mengatakan untuk kondisi Dona yang tengah hamil 4 bulan, tim dokter kepolisian terus memeriksa kondisi kesehatan Yulia dan juga janinnya, baik dalam segi pola makan, maupun kandungan gizinya. Sementara untuk proses hukum seperti pemeriksaan dan lainnya, masih akan diterapkan.

“Kepada setiap tersangka tanpa terkecuali, polisi memang melakukan sejumlah tes kesehatan, tak terkecuali untuk Dona, namun perlakuan khusus tidak ada, yang jelas, selain kondisi kesehatan Dona, kondisi janinnya juga dipantau dan sejauh ini masih wajar karena kondisi kesehatanya terkontrol masih bagus,” jelasnya.

Selain itu, kata Hari, terkait kondisi Yulia alias Dona yang tengah hamil 4 Bulan tersebut, tetap menjalani hukuman dalam kondisi hamil.

“Jika terbukti bersalah, maka pelaku ini akan tetap menjalani proses hukuman sesuai yang ditetapkan,” pungkasnya.(mr/nol)

Lewat ke baris perkakas