Ditolak Rujuk, Suami Tikam Istri Hingga Tewas

Tanahdatar—Warga Nagari Limokaum Tanahadatar buncah dengan terjadinya peristiwa pembunuhan oleh suaminya sendiri di Jorong Balai Labuah sekira pukul 01.00, Jumat (1/3) dini hari.

Imformasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut bermula dari percekcokan pasangan suami istri (pasutri) yang berlanjut hingga pisah rumah. Sang suami yang berstatus pelaku, MZ, 40, sesaat sebelum kejadian mendatangi korban dengan niat meminta rujuk kembali.

Istri pelaku yang menjadi korban keganasan suaminya, SW, 40, menolak permintaan rujuk karena sudah tidak sanggup untuk hidup bersama. Mendengar jawaban si istri, MZ, kalap dan melakukan penusukan serta menggorok leher istrinya tersebut hingga bersimbah darah.

“Mereka sudah kurang lebih dua bulan terakhir berpisah rumah karena selalu cekcok. Suaminya ketika itu datang berniat untuk berbaikan, namun korban tidak mau menerima,” tutur Sundari, 46, yang merupakan kakak kandung korban.

Peristiwa tersebut kemudian dapat diketahui masyarakat, karena pelaku juga mebakar rumah kediaman korban setelah melakukan penganiayaan terhadap istrinya. Kejadian ini diketahui warga, dan langsung turun tangan sehingga kobaran api tidak sempat berkobar membesar.

“Dalam situasi tersebut, MZ melarikan diri dalam keadaa terluka karena juga berusaha melakukan upaya bunuh diri. Namun keberadaa pelaku berhasil ditemukan warga bersama pihak kepolisian dalam keadaan terjatuh di pematangan sawah tidak jauh dari lokasi ini,” ungkap Sundari lagi.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih di ruang UGD RSUD Batusangkar guna mendapatkan visum luar dan penangan medis bagi pelaku. Perkara tengah ditangani oleh pihak kepolisian Polres Tanahdatar guna untuk pengembangan kasus motif penganiayaan pembunuhan tersebut.

Pantauan di rumah sakit, kondis pelaku yang tengah mendapatkan penanganan medis tampak terlihat luka sayatan pada pergelangan tangan kiri dan bagian leher. Dugaan sementara, kondisi itu timbul karena pelaku setelah menganiaya korban juga berusaha menghabisi nyawa sendiri dengan menyayat nadi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas