Dompet Dhuafa Singgalang Turut Respon Bencana Banjarnegara

Tim kemanusiaan Dompet Dhuafa bersama tim gabungan yang terdiri dari Badan SAR Nasional, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD) Banjarnegara, TNI, dan elemen relawan lainnya sat mengevakuasi korban tewas longsor Banjarnegara.

Tim kemanusiaan Dompet Dhuafa bersama tim gabungan yang terdiri dari Badan SAR Nasional, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD) Banjarnegara, TNI, dan elemen relawan lainnya sat mengevakuasi korban tewas longsor Banjarnegara.

PADANG, PADANGTODAY.com-Dompet Dhuafa Singgalang membuka rekening donasi untuk korban bencana longsor Banjarnegara, Jawa Tengah, sejak Sabtu (13/12). Hingga berita ini dibuat, masih 80 orang yang belum ditemukan sementara 300 jiwa lebih mengungsi di beberapa titik pengungsian.

Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra, memaparkan bahwa donasi dari masyarakat Sumbar akan disalurkan langsung kepada para korban melalui tim kemanusiaan Dompet Dhuafa yang sudah di lokasi bencana sejak Jumat (12/12) lalu.

“Saat ini, tim gabungan kemanusiaan Dompet Dhuafa yang terdiri dari tim evakuasi Disaster Management Centre (DMC), Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Purwokerto, Badan Pemulasaran Jenazah (Barzah) dan tim dari Cabang Dompet Dhuafa di Jawa Tengah terus melakukan gerakan kerelawanan sesuai fungsi masing-masing,” katanya, Minggu (14/12).

Bersama elemen relawan lainnya, tim terus melakukan evakuasi untuk mencari korban yang tertimbun longsor di lapangan. Adapun elemen relawan yang tergabung dalam respon di antaranya Persatuan Baitul Mal Wa Tanwil Indonesia, Mahasiswa kedokteran Universitas Muhammadyah Purwokerto dan Pelayanan Kesehatan Ummat Gumeelar.

Beberapa aktivitas yang dilakukan Dompet Dhuafa, selain evakuasi yakni identifikasi korban, mengurus jenazah, aksi layanan kesehatan bagi para pengungsi, dapur umum, dan terapi psikologis untuk anak-anak pengungsi.

“Dalam merespon bencana baik di dalam maupun luar negeri, kita selalu bersinergi, berkolaborasi, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat baik perorangan maupun lembaga. Modal sosial tersebut bisa bersegera turut andil, di tahap respon, recovery, maupun tindakan preventif,” ujar Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, yang tengah berada di Qatar dalam agenda World Zakat Forum (WZF).

Ahmad menambahkan, kekhasan Dompet Dhuafa sejak awal dalam penanganan kebencanaan selalu ditindaklanjuti dengan berbagai program pemberdayaan baik di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Bentuk program yang bisa dilakukan adalah pemberdayaan pascabencana seperti pemberian modal usaha ataupun keterampilan untuk bisa bekerja.

Selepas bencana, Dompet Dhuafa juga mengupayakan agar kasus bencana seperti longsor tidak terulang. Hal ini dilakukan dengan penyadaran kepada warga melalui program pengurangan risiko bencana melalui sekolah mitigasi bencana.

“Penyadaran kepada warga untuk tidak membuah sampah sembarangan, dilarang menebang hutan dan melakukan penghijauan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ahmad mengimbau pemerintah agar tidak mengacaukan tata ruang terutama area hijau dan area serapan air. Selanjutnya Ia berharap Pemerintah juga segera memperbaiki kawasan-kawasan rawan longsor agar tidak terjadi hal serupa seperti di Banjarnegara.

“Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah rawan longsor untuk dapat dipindahkan dapat dipindahkan ke daerah yang aman dengan ganti rugi lokasi yang memadai, beserta penyiapan modal sosialnya,” jelas Ahmad.

Seperti yang diberitakan, hujan yang mengguyur kawasan Banjarnegara sejak Rabu hingga Kamis, selain mengakibatkan meluapnya Sungai Serayu juga memicu bencana tanah longsor. Pada Jumat sekitar pukul 17.30 WIB, terjadi longsor hebat di Dusun Jemblung.

Dalam kejadian tersebut, 105 rumah tertimbun longsoran dari tebing terjal di kawasan tersebut. Bencana longsor ini sedikitnya menelan 25 korban jiwa, 80 orang masih dinyatakan hilang dan puluhan luka-luka. Korban luka dirawat di Puskesmas Kecamatan Karangkobar dan RSUD Banjarnegara, sementara itu korban selamat diungsikan di Balai Desa Sampa.

Masyarakat Sumbar yang ingin mengulurkan bantuan untuk para korban dapat mengirimkan donasi ke rekening Bank Mandiri 111.000.500.5000 atas nama Dompet Dhuafa Singgalang. Dapat juga langsung ke Graha Kemandirian Dompet Dhuafa Singgalang di Jalan Juanda No 31 C Pasar Pagi Padang telp 0751 40098. (winda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas