DPRD dan Pemko Magelang Kunker ke Payakumbuh

Bahas Perspektif Pembangunan ke Depan, DPRD Adakan Raker dengan Pemko Payakumbuh

Bahas Perspektif Pembangunan ke Depan, DPRD Adakan Raker dengan Pemko Payakumbuh

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Komisi A dan B DPRD beserta Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah melaksanakan kunjungan kerja ke kota Payakumbuh pada Kamis (10/11). Rombongan yang berjumlah 62 orang tersebut diterima oleh pelaksana tugas (Plt) Walikota Payakumbuh, Priadi Syukur, didampingi  Asisten 2 Setdako, Amriul Dt. Karayiang dan sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Payakumbuh, serta Camat se-kota Payakumbuh di aula lantai 3 kantor Walikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik.

Plt. Walikota Payakumbuh, Priadi Syukur, mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada rombongan kunker yang sudah memilih dan mengunjungi kota Payakumbuh. Priadi berharap, kunker ini dapat memicu semangat Pemko Payakumbuh untuk lebih berbenah dan menjadi lebih baik ke depan.

Priadi juga berharap, kunjungan kerja tersebut menjadi titik awal hubungan kerjasama yang berkelanjutan antara kedua kota.  “Mudah-mudahan dalam pertemuan ini kita bisa saling berbagi informasi. Bapak-Ibu dari DPRD dan Pemko Magelang mendapatkan informasi yang diperlukan, dan semoga Payakumbuh dan Magelang menjadi kota yang semakin maju dimasa yang akan datang”, ujarnya.

Ketua DPRD Kota Magelang, H.Y. Endi Darmawan selaku pimpinan rombongan Kunker juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan Pemko Payakumbuh menerima rombongannya ditengah kesibukan kerja. Sebagai perkenalan, Ia menjelaskan, Magelang adalah sebuah kota kecil seluas 18,2 Km2 di Jawa Tengah dengan jumlah penduduk sekitar 130 Ribu Jiwa. Magelang terletak diantara kota Semarang dan Yogyakarta. Angota DPRD di kota yang dikenal dengan kota ABRI tersebut berjumlah 25 orang yang terbagi atas 6 fraksi.

Kunjungan kerja DPRD dan Pemko Magelang ke kota Payakumbuh dimaksudkan untuk studi komparasi dibidang perekonomian, kesehatan, pengelolaan pasar modern, inovasi di bidang pertanian, inovasi dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), kepegawaian, pemerintahan, tata ruang, administrasi publik berbasis IT, pendelegasian kewenangan kepada Camat dan pelaksanaan PATEN, pelayanan terpadu satu pintu, penataan organisasi perangkat daerah, dan tata kerja pemerintahan daerah.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*