DPRD: Keberadaan TK Pertiwi Sulit Untuk Dikembangkan

YANUAR GAZALI-ANGGOTA DPRD PAYAKUMBUH

YANUAR GAZALI-ANGGOTA DPRD PAYAKUMBUH

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Keberadaan Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi di Kelurahan Limbukan, kecamatan Payakumbuh Selatan, agak sulit untuk dikembangkan. Pasalnya, ahli waris yang dulu mewakafkan tanahnya tidak setuju dijadikan untuk TK.

”Inilah yang menjadui kendala bagi kami, padahal sekolah tersebut setiap tahunnya selalu dipadati murid. Jika sekolah tidak ditambah dengan pembangunan ruangan, tentunya terlalu sempit bagi anak-anak untuk belajar dan bermain, “ujar salah seorang masyarakat setempat Asferiza (52) di sebuah warung di Limbukan, Senin (2/2).

Memang dulunya, almarhum Dt. Rajo Malamo menghibahkan tanah tersebut kenagari untuk dijadikan sekolah agama. Entah bagaimana ceritanya, dalam perjalanan lokasi itu menjadi sebuah TK.

“Selama ini, kami lihat tidak ada masalah dengan dengan pihak-pihak terkait, begitu juga dengan ahli waris yang menghibahkannya. Yang jelas, kami tentunya ingin mengembangkan sekolah tersebut menjadi sekolah yang besar dan dipagar dengan rapi, “ujar Feri nama sapaan Asferiza.

Terpisah, salah seorang anggota DPRD Kota Payakumbuh, Yanuar Gazali SE, yang berdomisili di kelurahan setempat, mengatakan, masalah TK itu, sebetulnya dapat dicarikan jalan keluarnya dengan duduk bersama.

Dalam rapat secara bersama-sama nantinya, tentunya dengan melibatkan pemuda, RT/RW, lurah dan camat, KAN, bundo kandung dan utama sekalai ahli waris yang menghibahkan tanah tersebut.

“Jika persoalan tersebut tidak bisa melahirkan kesepakatan, bukan menepik dada, demi pendikan kedepan, saya siap bekorban dengan membawa TK tersebut ke tanah kaum saya, mari kita buktikan,” tegas Yanuar.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*