DPRD Kunker ke Sawahlunto, Dijamu di Lapangan Bola oleh Ali Yusuf

DPRD Limapuluh Kota dipimpin Wakil Ketua Sastri Andiko Datuak Putiah menyerahkan cindera mata ke Walikota Sawahlunto Ali Yusuf.

DPRD Limapuluh Kota dipimpin Wakil Ketua Sastri Andiko Datuak Putiah menyerahkan cindera mata ke Walikota Sawahlunto Ali Yusuf.

Lima Puluh Kota, PADANG-TODAY.com-Kota Sawahlunto terus berbenah dan memposisikan diri setara dengan kota lain. Tak hanya kemajuan infrastruktur, daerah ini juga makin serius membangun pariwisata dan perekonomian masyarakatnya.

Walikota Sawahlunto Ali Yusuf di hadapan rombongan kunjungan kerja Komisi 1 dan 2 DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota di ruangan pertemuan Balaikota Sawahlunto, Selasa (13/10) mengatakan, sejak beberapa waktu belakangankunjungan wisata ke kota ini terus naik secara signifikan.

“Jika jumlah kunjungan wisatawan tahun 2006 baru sebanyak 376.220 orang, maka pada tahun 2014 jauh bertambah jadi 760.243 orang. Hal ini sesuai visi kotanya, mewujutkan Sawahlunto menjadi kota wisata tambang yang berbudaya,” ujar Ali.

Begitu pula pertumbuhan ekonomi Sawahlunto tahun 2015, Ali menyebut diproyeksikan sebesar 6,34%. Angka itu lebih tinggi dari pertumbuhan Provinsi Sumatera Barat tahun 2013 sebesar 6,18%. Begitu juga PDRB Perkapita tahun 2015 diproyeksikan sebesar 34,15. Angka ini jauh naik dari tahun 2009 yang baru 17,85.

Diakui Ali, berbagai kemajuan yang diraih kota tambang itu tidak terlepas dari kebersamaan dan kekompakan eksekutif dan legislatif serta dukungan masyarakatnya. Dalam membangun kota ini tidak ada pihak yang mengedepankan ego, melainkan hanya kebersamaan

“Salah satu kunci bagi kami dalam membangun kota ini adalah kemitra dengan DPRD. Ketika para anggota dewan itu telah duduk di lembaga legislatif, mereka tidak lagi bicara atas nama partai politik masing-masing, melainkan hanya satu partai yaitu Sawahlunto,” tutur Ali.

Menyoal program untuk menurunkan angka kemiskinan di kota ini, lebih lanjut Ali menjelaskan, pihaknya menerapkan jurus sapu bersih kemiskinan (Saberkin). Dengan berbagai program tersebut kerajinan songket yang sebelumnya digeluti 687 perajin dengan produksi sebanyak 55.276 pcs, pada tahun 2014 naik menjadi 732 perajin dengan produksi mencapai 56.496 pcs. Malah pada tahun 2015 ini jumlah perajinnya tak kurang dari 759 orang.

“Salahsatu upaya meningkatkan industri songket tersebut, Pemko menerapkan aturan berpakaian songket bagi siswa dan PNS pada hari-hari tertentu,” ujar mantan anggota DPRD Kota Sawahlunto dua periode tersebut.

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Muhammad Ridha Ilahi, S.Pt mengapresiasi kekompakan walikota dan DPRD Sawahlunto dalam membangun daerahnya.

“Selama ini kami melakukan kunjungan kerja ke daerah lain, baru kali ini kami yang disambut oleh Walikota dan DPRD-nya secara bersama-sama,” aku Ridha.

Dalam kesempatan itu Ridha juga meminta Pemko Sawahlunto berbagi pengalaman dalam membangun pariwisata sekaligus pembagian hak dan kewajibannya dengan masyarakat di kawasan objek wisata tersebut.

Kunjungan kerja itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Sastri Andiko, SH dan Deni Asra, S.Si. Selain berbagi ilmu dan pengalaman, sehari sebelumnya wakil rakyat Luak Limopuluah ini juga berkunjung ke Kota Solok dan melakukan pertandingan sepak bola persahabatan dengan Pemko Sawahlunto yang dipimpin langsung Walikota Ali Yusuf.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas