DPRD Payakumbuh Bekerja Sungguh-Sungguh

Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam

Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam

Payakumbuh, PADANGTODAY.comKomitemen anggota DPRD Kota Payakumbuh periode 2014-2019, untuk bekerja sungguh-sungguh. Buktinya, jadwal yang dibaut Badan Musyawarah (Bamus) DPRD tanggal 27 Oktober 2014 yang berakhir tanggal 5 Januari 2015 terlaksana dengan baik.

 
Suksesnya anggota DPRD itu melaksanakan tugas, terbukti lagi dengan dilahirkannya jadwal baru oleh Bamus DPRD tanggal 9 Januari 2015 yang berakhir tanggal 16 Februari mendatang dengan agenda rapat kerja dan turun ke lapangan masing-masing komisi.
 
Ketua DPRD Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam didampingi wakil ketua Suparman dan Wilman Singkuan, kepada sejumlah wartawan di kantor DPRD setempat, Senin (12/1), mengatalan, kita memang salut kepada seluruh anggota DPRD, sejak dilantik hingga kini tak bosan-bosannya masuk kantor sesuai jadwal yang telah ditetapkan Bamus.
 
Apa yang kita impikan selama ini terhadap seluruh anggota dewan memang terwujud, sehingga pada pukul 08.30 WIB nyaris seluruh anggota dewan hadir 100 persen. Jika belum memenuhi forum dalam rapat, paling-paling ada yang minta izin atau meninggalakan tempat karena alasan yang kuat.
 
Jadwal anggota dewan hari ini, Selasa (13/1) ketiga komisi di DPRD Kota Payakumbuh, melakukan rapat kerja dan turun kelapangan dengan SKPD terkait. Seperti komisi C akan turun lapangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kelurahan Ampangan, Payakumbuh Selatan dan ke RSUD Adnaad WD Payakumbuh.
 
Sebelumnya, komisi 4 DPRD Propinsi Sumatera Barat, telah melaksanakan kunjungan kerja ke TPA, di lokasi anggota komisi 4 menyerap aspirasi masyarakat dengan harapan, TPA Regional yang berada di kota yang kita cintai ini dapat memberikan Pendatan Asli Daerah (PAD). Sebab, selama ini, TPA Regional dikelola oleh pihak Propinsi.
 
“Begitu juga sebaliknya, RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh yang dikelola secara mandiri oleh pihak rumah sakit, kita harapkan dapat melayani masyarakat dengan pelayanan prima. Menurut pantauan kita di lokasi rumah sakit banyak masyarakat belum mengindahkan Perda Kawasn Tanpa Rokok (KTR), “ujar YB. Dt. Parmato Alam.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*