DPRD Payakumbuh Berduka, Buchari Kamil Dt Mangkuto Basa Wafat

Ketua DPRD YB Dt Parmato Alam dan Widiat B Arta

Ketua DPRD YB Dt Parmato Alam dan Widiat B Arta

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Kota Payakumbuh kembali kehilangan tokoh, ayah kandung Widiat Arta (Wartawan SKM Publik), H. Buchari Kamil Dt. Mangkuto Basa (84) dipanggil sang khalik, di RS Achmad Muchtar Bukittinggi, Jum’at (30/1) sekitar pukul 03.10 WIB dini hari.

Sebelumnya, almarhum dirawat di RS Achmad Muchtar karena mengalami sakit gula darah dan komplikasi. Hanya mendapat perawatan 4 hari hari di RS, almarhum menghebuskan nafas terakhirnya dipangkuan anak-anak dan sanak andaitolannya.
Mendengar kabar duka tersebut, membuat ketua DPRD Kota Payakumbuh, Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, mengatakan dia tersontak sedih dan langsung berucap “Innalillahi wainnalillahi rojiun.”
Tanpa membuang waktu ketua DPRD Payakumbuh langsung berangkat ke rumah duka di kelurahan Air Tabit, kecamatan Payakumbuh Timur, usai jasad alamarhum dimakamkan di Koto Kaciak, Kabupaten Limapuluh Kota.
Di rumah duka, YB. Dt. Parmato Alam di hadapan Widiat Arta bersama istri dan anak-anaknya serta puluhan masyarakat setempat menyampaikan permintaan maafnya. Dikatakannya, beberapa tokoh masyarakat Kota Payakumbuh sudah dalam catatannya.
Sederet tokoh masyarakat Kota Payakumbuh itu, dibacanya di buku 40 tahun Kota Payakumbuh yang ditulis wartawan Padang Ekspres Fajar Rillah Vesky. Dengan berpulangnya ke rahmatullah BK Dt. Mangkuto Basa, tentunya yang tinggal lagi Sahar Ismail Dt. Kakamo (84), yang juga warga kelurahan Padang Tangah Payobadar, kecamatan Payakumbuh Timur.
Selama ini, ayah Widiat Arta dikenal sebagai orang yang banyak memberikan sumbangsih dan  saran terhadap Kota Payakumbuh. Apalagi beliau adalah mantan ketua DPRD GR kabupaten Limapuluh Kota tahun 1967-1971 dan mantan wakil ketua DPRD Kota Payakumbuh.
Atas pengabdiannya terhadap Kota Payakumbuh itu, tentunya banyak ilmu dan pengalamannya yang dapat dipetik warga kota. Utamanya, pengalaman itu secara otomatis mengalir kepada anak dan keponakannya.
“Atas nama masyarakat dan keluarga, kami minta maaf, semoga almarhum selalu  ditempatkan disisiNya. Kepada keluarga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan ini dan selalu mendoakan almarhum. Sebab yang pergi itu adalah jasad sedangkan arwahnya masih mendengar sepanjang masa, “ujar YB. Dt. Parmato Alam.
Terpisah, salah seorang teman almarhum Sahar Ismail Dt. Kakamo, mengatakan, ikut berduka cita atas berpulangnya ke rahmatullah sahabat dekatnya. Almarhum BK Dt. Mangkuto Basa adalah tokoh yang didengar oleh semua pihak.
“Buktinya, ketika mendirikan kota Payakumbuh, ide dan gagasannya selalu mendapat tempat untuk dijadikan acuan pembahasan pasal-pasal dan bab-bab berdirinya Kota Payakumbuh,“ ujarnya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*