DPRD Pertanyakan Data Miskin, Kantor Dinsos malah Terkunci

Ketua DPRD Kota Payakumbuh. H. YB. Dt. Parmato Alam

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-DPRD Payakumbuh  kecewa melihat kinerja Dinas Sosial setempat. Pasalnya, saat rombongan Komisi A DPRD datang ke kantor Dinas Sosial Senin siang (13/2), kantor yang berada di komplek Balai Kota Baru, eks lapangan Poliko tersebut, malah terkunci. Tidak satupun pejabat dan pegawai di Dinas tipe C itu yang masuk kerja.

“Barusan, saya bersama rombongan Komisi A DPRD, melakukan Kunjungan Kerja dan Turun Lapangan ke kantor Dinas Sosial, untuk melakukan tugas kemitraan dengan lembaga legislatif, sekaligus pengawasan sesuai tugas lembaga DPRD. Tapi, kantor Dinas Sosial, malah terkunci. Padahal, ini hari kerja dan belum jam istirahat,” kata kata ketua DPRD Payakumbuh Yendi Bodra Datuak Parmato Alam, kepada wartawan Senin siang (13/2).

Parmato Alam yang tercatat sebagai peraih suara terbanyak dalam Pileg 2014 lalu di Payakumbuh menjelaskan, dia bersama rombongan Komisi A DPRD datang ke Dinas Sosial dengan tujuan utama, mengecek data warga miskin di kota ini. Karena ada sinyalemen, data warga miskin yang dibuat Dinas Sosial tidak valid.

“Data warga miskin yang ada di Dinas Sosial diperkirakan tidak valid. Sehingga, banyak warga miskin yang tidak mendapatkan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan beras miskin. Bukan itu saja, akibat data tidak valid ini, banyak warga yang seharusnya mendapat jaminan kesehatan atau kartu BPJS-Kesehatan yang disubsidi oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, malah tidak mendapat sama sekali,” kata Parmato Alam.

Sayangnya, saat DPRD ingin mempertanyakan realita yang terjadi di Payakumbuh ini, pejabat dan pegawai Dinas Sosial malah tidak berada di kantor. “Informasi yang kami dapat, mereka sedang menghadiri baralek anak Kepala Dinas Sosial. Ini jelas tidak profesional sekali. Kalau mau baralek-baralek saja, kantor jangan kosong. Bagaimana kalau nanti masyarakat mau berurusan, tapi pegawai dan pejabatnya tidak ada,” kata Parmato Alam yang juga Sekertaris Partai Golkar Payakumbuh.

Atas kejadian ini, DPRD meminta Wali Kota mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Sosial. “Komisi A DPRD Payakumbuh meminta wali kota mengevaluasi kinerja kepala Dinas Sosial. Termasuk mengevaluasi data warga miskin yang diperkirakan tidak valid. Sehingga ada orang yang tidak patut menerima bantuan, malah tidak dapat bantuan. Tapi ada warga yang benar-benar miskin, malah tidak terdata,” ulas Yendri Bodra Dt Parmato Alam yang merupakan tokoh asal Payakumbuh Selatan.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*