Dua Kabag Humas, Sehat Tanpa Rokok

Jhon-Kenedi-Devitra---Kabag-Humas-Setdako-dan-Kabag-Humas-DPRD.PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.COM -Kabag Humas DPRD Kota Payakumbuh Devitra dan Kabag Humas Setdako Payakumbuh Jhon Kenedi, indahkan Perda Nomor 15/2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Terlihat dimana-mana duo Kabag Humas itu tidak merokok.

Menurut Devitra, belum lahir Perda KTR dia tidak merokok, karena merokok selain merusak diri juga menganggu lingkungan. Meskipun tidak merokok, juga tidak alergi dengan orang perokok.

“Untuk tidak merokok tergantung naiwaitu kita, apa kita sudah ihklas untuk meninggalkan rokok. Sebaiknya, bagi orang perokok jangan merokok didepan orang tidak merokok,” ujarnya.

Nada yang sama, sudah lama dilontarkan Jhon Kenedi, sebaiknya, bagi perokok jangan merokok di KTR, merokoklah jauh-jauh, cari tempat yang nyaman. Selama ini, kita masih perok yang merokok di kantor-kantor, tempat ibadah, disekolah-sekolah.

Ironisnya, masih ada warga yang merokok di kawasan rumah sakit dan Puskesms. Padahal, kedua lembaga itu adalah tempat yang bersih dari polusi udara. Kemudian, kami lihat masih banyak warga yang merokok di dalam rumah.

”Merokok di dalam rumah, berarti kita sama dengan meracuni keluarga, apalagi, jika didalam rumah ada pula bayi. Secara otomatis, racun rokok akan berdampak buruk terhadap perkembangan bayi,” ujar JK.

”Bagi saya, hanya satu, Perda KTR harus kita sikapi dengan baik, kalau bukan dari kita dari siapa lagi. Karena saya memang belum ihklas meninggalkan rokok, lama laun tentu akan berhenti, saat ini, saya memang peroko berat, tapi bukan memberatkan perokok,” kata H Asmadi Taher yang tokoh masyarakat Payakumbuh.

Terpisah, Kepala dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengatakan, bahaya merokok ternyata berdampak lebih parak bagi anak-anak ketimbang orang dewasa.

Dampaknya, jelas Elzadaswarman, mulai dari gangguan kesehatan ringan sampai kematian bisa terjadi pada anak-anak yang terpapar nikotin. Selain itu, kebiasaan orang tua merokok dalam rumah, merupakan salah penghambat untuk mewujudkan prilaku hidup bersih dan sehat.

”Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat mampu berperan sebagai pelaku pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat,” harap Elzadaswarman.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*