Dua Kali Jadi Senator, Emma Yohanna Kembali Daftar Jadi Calon DPD RI

Dua Kali Jadi Senator, Emma Yohanna Kembali Daftar Jadi Calon DPD RI

Padang, PADANG-TODAY.com-Emma Yohana dua kali jadi senator kembali mendaftar ke KPU Sumbar sebagai bakal calon anggota DPD-RI periode 2019-2024

Emma Yohana bersama tim datang ke KPU Sumbar pada Selasa (10/7) sekitar pukul 13.20 WIB menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran ke KPU untuk ikut bertarung berebut kursi DPD RI periode 2019-2024.

Emma Yohanna mengatakan ikut bertarung kembali mencalonkan sebagai wakil rakyat untuk duduk sebagai anggota legislatif di pusat.

“Pencalonan ini merupakan ketiga kali setelah dua periode berturut-turut dipercayai sebagai anggota legislatif,”katanya.

Mencalonkan diri sebagai senator, tambah Emma Yohana karena ingin memaksimalkan dan menyempurnakan apa yang telah dikerjakan selama dua periode lalu, sebagai wakil rakyat di pusat. Salah satunya, terkait wewenang DPD RI sebagai wakil daerah.

“Periode pertama dan kedua saya sudah ikut. Dari hasil penelitian saya dilapangan masih banyak masyarakat yang belum paham terkait tugas dan kewenangan dari DPD RI,”jelasnya

Terbukti masih ada anggapan kalau DPD dan DPR itu hampir sama. Apa sich yang dikerjakan DPD itu. “Padahal tugas dan wewenang DPD RI dan DPR RI berbeda,”imbuh Emma Yohana.

Disamping itu, keinginan Emma Yohanna mencalonkan kembali adalah ingin mengabdikan dan menyuarakan berbagai hal yang harus diperbaiki di Sumbar. Tentunya demi kemajuan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Ia pun optimis bisa terpilih lagi, asalkan mendapatkan restu dan dukungan dari masyarakat ranah minang ini.

“Saya mohon dukungan masyarakat semua untuk maju kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI. Dukungan masih diperlukannya, karena masih ada pekerjaan yang belum terselesaikan,” harap Emma Yohanna meminta restu masyarakat untuk maju kembali.

Emma menambahkan, proses pencalonan sekarang pun berbeda, persyaratan menjadi anggota DPD RI sangat berat dibandingkan sebagai anggota DPR RI. Karena daerah pemilihannya (Dapil) sangat luas yakni se-Provinsi.

Sementara DPR RI hanya dua daerah saja. Itu bisa dipilih. Sayangnya diwewenang jauh berbeda. Artinya ini tidak sesuai.

“Kewenangan tersebutlah sedang kami perjuangkan dengan mengugatnya ke MK,” ucap Emma Yohanna.

Pendaftaran balon DPD RI di KPU Sumbar langsung di awasi Bawaslu. Terlihat Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen, serta staf Bawaslu hadir untuk mengawasi pendaftaran balon anggota DPD-RI.(der)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*