Dua Pengedar Dan Pemakai Narkoba Berhasil, Diringkus Oleh Jajaran Res Narkoba Polres Pariaman

Pariaman, PADANGTODAY.com-Dua orang lelaki, Kamis (15/1) sekitar pukul 19.30 WIB diringkus Jajaran Res Narkoba Polres Pariaman, karena menjual dan memakai narkoba jenis sabu-sabu. Saat ditangkap tanpa perlawanan polisi berhasil mengamankan tiga paket kecil narkotik jenis sabu-sabu dan alat isap jenis bong dari tangan ke dua orang tersangka.

Ke dua orang tersangka tersebut adalah KA (21) buruh angkat buah kelapa dan A (42) supir L 300 pembawa buah kelapa ke Kota Pekanbaru. Ke dua orang tersangka mengaku warga Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang. Hingga berita ini diturunkan ke dua tersangka telah diamankan dalam ruangan tahanan Mapolres Pariaman.

Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo SIK ketika menjawab pertanyaan wartawan, kemarin, mengakui anngotnya habis mengamankan dua orang lelaki, karena diduga menyimpan narkoba jenis sabu-sabu untuk dijual dan dikonsumsi. “Sekarang ke dua orang tersangka dalam pemeriksaan penyidik untuk pengembangan kasus,” ungkapnya.

Lebih jauh disampaikan Kasat Res Narkoba Polres Pariaman AKP Vivri Andri, ke dua orang tersangka telah lama menjadi Target Operasi (TO) Jajaran Polres Pariaman dalam kasus narkotik. Namun, untuk menangkap tersangka narkotik harus ada bukti. Makanya, saat diketahui tersangka KA baru membeli barang langtsung ditangkap.

Akibatnya, KA ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Namun, tersangka KA bernyani tentang barangnya dimana didapatkan. Akhirnya, ditangkap tersangka A di rumahnya tanpa perlawanan. Kemudian ke dua orang tersangka bersama semua Barang Bukti (BB) digiring polisi ke Mapolres Pariaman untuk dilakukan proses lebih jauhnya.

Dalam pemeriksaan a wal tersangka mengakui membeli barang dari salah seorang temannya, masih dalam pemburuan petugas di Kecamatan IV Koto Aur Malintang. Temannya itu membeli barang dari Kota Pekanbaru dan Kota Batam dengan mobil sendiri. “Sekarang kasus tersebut dalam pengembangan kita lebih jauhnya,” ungkapnya.

Sementara itu, tersangka KA dan A mengaku baru memakai dan menjual narkotik jenis sabu-sabu sekitar tujuh bulan yang lalu. Ke dua orang tersangka menyesal atas tindakannya. Apalagi A telah beristri dan memiliki enam orang anak masih kecil-kecil. Sementara tersangka KA belum berkeluarga di kampung halamannya, Aur Malintang.

“Saya sangat menyesai pak. Apalagi seorang anak saya baru berumur satu tahun. Saya akan sdar pak dan tidak akan mengulangi lagi. Sebab, saya kasihan kepada enam orang anak yang masih kecil dan yang besar kelas I SMA di kampung. Saya bertobat pak dan tidak akan mengulanginya,” sesal tersangka A kepada penyidik mengakhiri.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas