Dua Tahun Dibangun, Kantor Dinas Kehutanan Retak-Retak Berderak, Pegawai Berhamburan Keluar

Gambar susanan rapat di Kntor Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota

Gambar susanan rapat di Kntor Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-“Lari-lari!,” begitulah suara yang terdengar dari dalam kantor Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota pada Selasa (25/10) sekitar pukul 14.00 Wib. Kepanikan dan kegaduhan pegawai dengan berlari keluar gedung yang berada di komplek Kantor Bupati Limapuluh Kota itu untuk menyelamatkan diri setelah mendengar suara berderak-derak seperti ada yang runtuh dikantor tersebut.

“Terdengar dua kali suara seperti ada yang runtuh didalam kantor,” ucap Muhammad Khalid Kepala Dinas Kehutan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota seperti dikutip dari Haluan. Muhammad Khalid sendiri tidak mengetahui apa penyebab berderaknya kantor yang dihuninya semenjak setahun yang lalu.

Ketika suasana mulai  tenang, satu persatu  pegawai kembali ke dalam ruangan kantor yang berlantai dua itu untuk bekerja. Tetapi, saat memasuki kantor, malahan dinding kantor yang dibangun pada 2014 lalu sudah retak-retak.

“Hampir seluruh dinding retak-retak,” ucap Khalid lagi.

Dinding dari depan hingga ke belakang, serta dibeb erapa ruangan lainnya, retak dari lantai dua hingga lantai satu. Tak hanya dinding yang retak, beberapa keramik di lantai dua juga ada yang terkelupas.

“Kemarik juga ada yang terkelupas,” ucapnya lagi.

Dengan kondisi itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota itu menghimbau kepada seluruh pegawai dan staff yang bekerja di kantor itu tetap waspada pasca berderak dan retaknya kantor yang berada di Sarilamak itu.

“Kita minta seluruh pegawai tetap waspada. Besok kan tetap dimanfaatkan tetapi yang kita takuti kantor bakal  ambruk. Karena itu diminta semua yang bekerja didalam ruangan harus hati-hati,”ucapnya lagi. Retak-retaknya kantor tersebut, sudah dikabari Khalid ke Wakil Bupati Limapuluh Kota.

“Kondisi ini, langsung kita kabari ke Wabup. Pada Dinas PU juga sudah diberitahu,”ucapnya. Kata Khalid,  Dinas PU Kabupaten Limapuluh Kota akan mencek penyebab retaknya kantor itu pada Rabu (26/10) ini. “Besok, Dinas PU akan mencek,”ucapnya.

Kantor Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota itu, dibangun pada 2014 lalu. Dibangun menggunakan APBD Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2014 dan dikerjakan oleh PT Mega Mustika Inti dengan anggaran sebesar Rp 4,1 Miliar.

Dua tahun setelah dibangun, seluruh ruangan kantor malah retak-retak. Sementara Pemerhati Luak Limopuluah, Yudilfan Habib meminta penegak hukum untuk mengusut proyek yang dikerjakan pada 2014 lalu itu.

“Kita menduga ada itu proyek asal jadi atau ada yang dikorupsi dalam pembangunan gedung tersebut. Buktinya, gedung seharusnya bisa bertahan  bertahun-tahun, malah baru dua tahun sudah retak. Kita meminta penegak hukum jeli dengan persoalan ini,” tegas Habib.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*