Dua Tahun Pimpin Kota Payakumbuh, Didepan Jemaah Idul Adha, Walikota Mohon Maaf

6.-Walikota-Riza-Falepi,-Muspida-Plus-dan-warga-kota-Payakumbuh-tengah-melaksanakan-shalat-Id-di-Bundaran-Tugu-Adipura

Advertisements

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Walikota Payakumbuh Riza Falepi, didepan sekitar 10.000 jemaah Idul Adha, menyampaikan permohonan maafnya, karena selama dua tahun memimpin kota ini, belum mampu memberikan yang terbaik buat warga kota. Meski cukup banyak yang dikerjakan, tapi diakui belum seluruh keinginan publik yang dapat dipenuhi. Salah satu di antaranya, menyediakan ruang publik untuk pelaksanaan kegiatan shalat Idul Fitri atau Idul Adha pada lokasi yang lebih layak, tidak seperti di badan jalan ini.

“Atas nama pemerintah kota, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada warga kota, karena belum mampu menyediakan ruang publik, berupa Islamic centre untuk kegiatan keagamaan seperti  Idul Adha dan Idul Fitri,” ucapnya saat memberi sambutan menjelang pelaksanaan shalat Idul Adha 1435 H di kawasan Tugu Adipura di ruas Jalan Sukarno-Hatta dan Jalan Sudirman Payakumbuh, Minggu (5/10).

Menurut walikota, pemko akan terus mencari solusi untuk mebangun sebuah ruang terbuka hijau dengan melengkapinya dengan islamic centre di pusat kota. Tak mudah menjadi pemimpin di era demokrasi yang bebas bicara ini. Meskipun banyak hujatan dan fitnah, tapi semuanya akan dijawab dengan  kerja keras dan keihlasan. “Kami akan terus bekerja dan bekerja, untuk membangun kota ini,” ucap walikota.

Khatib Tamrizal, LC dari Padang, yang didatangkan  Pemko dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Payakumbuh memberikan tausyiah, usai shalat Idul Adha 1435 Hijriyah,  yang diimani Drs. Ibrahim Said, mengajak umat untuk memaknai arti pengurbanan yang diajarkan Islam.  Kenapa Indonesia yang kaya sumber daya alamnya lambat mencapai kesejahteraan terhadap warganya, disebabkan semangat pengurbanan itu masih belum ikhlas karena Allah SWT.

“Do’a di antara umat Islam masih banyak yang standar, dan belum berkualitas dan didasari keihlasan karena Allah. Seharusnya, momentum Idul Adha ini, cara Nabi Ibrahim AS berdo’a  kepada Allah, pantas diteladani.

Untuk memperbaiki persoalan tersebut, ada tiga hal pokok dasar yang harus diperbaiki oleh seluruh aparatur penyelenggara negara dan masyarakat atau umat Islam. Ketiga hal pokok itu, pertama dengan meluruskan tauhid dan  aqidah. Kemudian,  dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan bukan karena pamrih atau uang, tapi benar-benar karena ibadah kepada Allah. Kemudian, dalam menjalankan kehidupan, bukan mengejar dunia,  melainkan menyiapkan diri untuk akherat.

Pelaksanaan shalat Idul Adha 1435 Hijriyah itu, berlangsung tertib, khidmat  dan lancar. Ikut hadir  shalat Idul Adha bersama Walikota Riza Falepi,   Sekdako H. Benni Warlis, Kepala Kantor Kemenag H. Salman, Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, pengurus MUI Payakumbuh, sejumlah anggota Muspida plus, pimpinan SKPD, dan Ketua TP-PKK Payakumbuh, Ny. Dr. Henny Riza Falepi.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*