Dukung Pelaksanaan Pesantren Ramadhan, Warnet Dihimbau Tidak Menerima Anak Sekolah

Peluncuran Pesantren Ramadhan 1437 H/2016 M yang digelar Pemerintah Kota Padang di Lapangan Imam Bonjol, Kamis (2/6).

Peluncuran Pesantren Ramadhan 1437 H/2016 M yang digelar Pemerintah Kota Padang di Lapangan Imam Bonjol, Kamis (2/6).

Advertisements

Padang, PADANG-TODAY.com-Ramadhan 1437 H/2016 kembali diiringi dengan pelaksanaan Pesantren Ramadhan yang diikuti oleh pelajar se-Kota Padang. Agar pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan berjalan dengan baik, serta pelajar dapat fokus mengikuti Pesantren Ramadhan, Camat Padang Selatan mengeluarkan edaran bagi masyarakat di daerahnya.

Hal tersebut disampaikan Oleh Camat Pada Selatan, Fuji Astomi pada Sabtu, (4/6).

“Kita menerbitkan edaran dan kita harapkan dapat diterima oleh masyarakat,” kata Fuji Astomi.

Dalam edaran itu, Camat Padang Selatan mengimbau kepada pemilik warung internet (Warnet) agar mendukung pelaksanaan Pesantren Ramadhan. Pemilik warnet diimbau untuk tidak menerima anak sekolah dalam jam Pesantren Rramadhan.

“Kita imbau kepada pemilik untuk tidak menerima anak sekolah,” tambahnya didampingi Sekcam, Molina Roza..

Dalam edaran tersebut, Camat Padang Selatan juga mengimbau kepada pemilik rumah makan, restoran, kedai dan warung untuk tidak membuka usahanya dan melayani umat muslim yang sedang berpuasa. Pedagang tersebut dilarang beroperasi dari pagi hingga sore.

“Kalau menjual pabukoan tidak apa-apa,” jelas Fuji.

Camat Fuji menekankan, seluruh pengurus masjid dan musholla, termasuk orang tua diharapkan mengawasi anak-anak agar tidak mengganggu dan membuat gaduh saat aktifitas ibadah puasa dan shalat tarawih. Seperti membunyikan petasan, mercon dan lainnya.

Fuji juga mengimbau kepada masyarakat yang membuka galeh, menjual pabukoan, supaya tidak menggunakan fasilitas umum. Memakai bahu jalan untuk berjualan sehingga dapat mengganggu aktifitas lalu lintas masyarakat.

“Pasar Pabukoan agar diperhatikan, tidak ada yang menggunakan badan jalan. Kita harapkan ini segera menjadi pantauan kita bersama. Tujuan kita agar ibadah yang dilakukan lebih baik dan kita menjadi insane yang bertakwa,” tutupnya.(rel/dsp)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*