Dukung Sensus Ekonomi, Irfendi Akan Beri Reward

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi Langsung Melihat Proses Pendataan yang Diambil Petugas Sensus Ekonomi 2016.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi Langsung Melihat Proses Pendataan yang Diambil Petugas Sensus Ekonomi 2016.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Seiring berjalannya Sensus Ekonomi, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi memberi dukungan atas program tersebut. Bupati Irfendi Arbi juga memberi pesan kepada para petugas agar memahami karakteristik masyarakat yang hendak disensus.

“Karater petugas SE (Sensus Ekonomi, red) 2016 haruslah sejiwa dengan masyarakat yang akan diambil datanya. Jadilah petugas pengambil data yang datang sebagai orang yang jadi teladan, disenangi dan sebagai dunsanak,” kata Bupati Irfendi Arbi pada pertemuan dengan petugas Sensus Ekonomi 2016 di SMP N 1 Kecamatan Harau, Jum’at (27/5).

Bupati Irfendi Arbi pun mengingatkan agar para petugas memiliki kesabaran ekstra dalam melakukan sensus.

“Mari laksanakan tugas dengan baik, ikhlas dan sabar. Jangan sombong dan merasa pintar, sebagai petugas kita harus pandai mendata masyarakat tanpa rasa takut dan menolak,” ucap Irfendi Arbi.

Bupati Irfendi juga menambahkan bahwa setiap keputusan harus diambil berdasarkan informasi yang valid dan akurat. Sebagai stimulus semangat dalam menjalankan sensus, sepuluh petugas yang bagus kinerjanya akan diberi penghargaan (reward), serta secara otomatis petugas terbaik akan selalu terpakai.

Pada pertemuan yang ketiga tersebut hadir Tim Supervisi Pusat Eko Usman guna mempercepat proses input data. Masih adanya masyarakat, advokasi dan pengusaha yang tidak mau didata menjadi persoalan tersendiri dalam proses Sensus Ekonomi ini.

“Presiden dan Wakil Presiden dengan senang hati mau diambil datanya, mengapa yang lain harus menolak,” kata Eko Usman.

Eko Usman juga berpesan agar peran aktif petugas dengan berbagai cara harus dikedepankan. Hal tersebut agar data dapat diperoleh.

“Pakai cara-cara yang ada di masyarakat dengan pendekatan budaya dan tradisi masing-masing daerah tempat tinggal,” lanjut Eko Usman.

Berikut cakupan dari program Sensus Ekonomi 2016:

Seluruh usaha/perusahaan dan nonpertanian.

  • Di lokasi tetap/permanen (mall, kantor, pasar, serta lainnya).
  • Di lokasi tidak tetap (kaki lima, pasar kaget, serta lainnya).
  • Usaha keliling.
  • Di rumah tangga (warung).

Pelaku usaha.

  • Pemerintah (sekolah, rumah sakit)
  • Lembaga nonprofit (tempat ibadah, organisasi sosial)
  • Korporasi (perusahaan, restoran, supermarket, hotel)
  • Di rumah tangga (online, sektor nonformal).

Pendataan seluruh sektor usaha secara menyeluruh (selain sektor pertanian) akan mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang tingkat dan struktur ekonomi non-pertanian, berikut informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan informasi usaha.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*