Dusun Labuang, Ditengah Wabah Virus Covid-19 Warga Tetap Ronda Malam

Padang-today.com – Ditengah ancaman wabah virus covid-19, warga dusun Labuang, Desa Sikapak Timur, Pariaman Utara, Kota Pariaman tetap menerapkan ronda malam di daerah itu.

Belakangan ini, maraknya aksi pencurian rumah yang membuat resah warga setempat. Terkait hal itu, Dusun Labuang, Sikapak Timur memberlakukan ronda malam guna mengatasi dan pencegahan aksi pencurian di daerah itu.

Kepala Dusun Labuang, Sikapak Timur, Hari Kurniawan mengatakan, upaya itu dilakukan untuk mengatasi aksi pencurian yang belakangan ini marak terjadi di daerah itu. Selain itu, dengan diberlakukannya ronda malam itu sangat membantu dalam pencegahan tindakan kejahatan seperti pencurian tindakan kriminalitas lainya.

“Beberapa hari lalu daerah tetangga dikejutkan dengan adanya perampokan terhadap warga Sikapak Barat,” kata Hari.

Terkait dengan hal itu, kata dia, Dusun Labuang perlu menyikapi dan waspada yang akan menimpa warganya. Menurutnya, kalau sudah diberlakukan ronda malam itu, masing-masing rumah di Dusun Labuang, Sikapak Timur, setiap kepala keluarga akan dikenakan kewajiban ronda malam secara bergiliran sebagai partisipassi menjaga kemanan lingkungan bersama-sama.

“Pemberlakuan jaga malam ini secara bergilir oleh warga setempat, dengan melibatkan sebanyak lima orang,” ujarnya.

Katanya, pada saat memasuki bulan suci Rahmadhan ini, warga setempat dapat melakukan ibadah dengan tenang dan khusuk, dan tidak merasa kuwathir dengan aksi pencurian atau yang meresahkan warga.

Ia berharap, dengan diberlakukannya jaga malam itu dapat mencegah akan terjadi aksi pencurian dan aksi-aksi lainya yang meresahkan warga dan wabah virus covid-19 cepat berlalu.

Sementara Kepala Desa Sikapak Timur, Syawirman, S.Kom, mengatakan, wabah covid-19 banyak mempengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat, yang sangat urgen masalah ekonomi. Sehingga berdampak kepada kehidupan masyarakat. Bahkan, kata dia, muncul penyakit masyarakat untuk mencari jalan pintas untuk memenuhi kebutuhannya.

“Untuk itu perlu diwaspadai oleh pemuda dengan membuat jadwal ronda bergiliran yang melibatkan sebanyak 4 atau 5 orang dalam jaga malam di masing-masing dusun yang ada di Sikapak Timur,” ujarnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar dapat mengindahkan aturan yang telah dibuat oleh pemerintah untuk menerapkan PSBB dan selalu menjaga kebersihan dengan mencucui tangan dengan sabun atau sejenisnya, serta mengurangi aktifitas yang membuat keramaian, dan warga untuk sadar bahwa memang interaksi di tempat umum dengan cara berkerumun dapat membahayakan. (SugeR)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas