E-Planning Demi Keakuratan Data Musrenbang

Padang Panjang, Padang-Today.com – Dengan menyandang Motto “Melalui E – Planning, kita tingkatkan ke akuratan data perencanaan pembangunan (Musrenbang) tahun 2018,” musrenbang Kecamatan Padang Panjang Timur resmi di buka.Acara yang dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Sonny Budaya Putra Kamis (15/2), juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Padang Panjang Dr. Novi Hendri, SE.M.Si, Forkopinca, OPD se-Kota Padang Panjang, Camat, Lurah, DPC, LPM, serta undangan lainnya.

Sonny mengatakan, merumuskan perencanaan daerah tidak bisa hanya dari pemerintah daerah saja, melainkan seluruh pihak terkait terlibat, terutama DPRD Padang Panjang.

“Semua usulan masyarakat akan kami awasi dimulai dari tingkat Kecamatan sampai nanti keatas,” ujar Sonny.

Setiap permasalahan akan di kelompokkan menjadi tiga yaitu kelompok fisik, sosial budaya, dan ekonomi.

Saat ini setiap Musrenbang yang dilakukan sudah memakai aplikasi E- Planning, dan sudah dipakai dari tingkat RT, Lurah, dan sampai sekarang tingkat Kecamatan.

Dengan menggunakan aplikasi E-planning semua usulan masyarakat terlihat dengan jelas, “memang diawal kita rasakan sulit tapi setelah digunakan aplikasi ini Alhamdulillah sampai saat ini banyak yang mendukung dan merasakan manfaatnya,” kata Sonny.

Masyarakat bisa melihat sendiri dari usulan yang mereka usulkan mana saja yang lolos untuk dibangun dan mana saja yang tidak.

“Saya harap OPD yang hadir dapat merangkum semua permasalahan yang di usulkan dalam Musrenbang ini, mari kita rencanakan dengan jelas dan matang kedepannya,” harap Sonny.

Novi Hendri mengatakan, musrenbang tahun ini DPRD dan Pemerintah Daerah akan mengawal mulai dari tingkat Kecamatan.

“Setiap usulan dari masyarakat yang lolos di tingkat Kecamatan ini akan kami bahas, dan akan diteruskan kedepannya,” ucap Novi Hendri.

Besar atau tidaknya realisasi dana tergantung perencanaan, matangkan dulu perencanaan baru dilanjutkan pembangunannya.

“Sampai tahun kemarin persantase usulan dari masyarakat meningkat dari 50 persen bahkan lebih,” kata Novi Hendri.

Besar atau tidaknya realisasi dana tergantung perencanaan, matangkan dulu perencanaan baru dilanjutkan pembangunannya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*