Edi Lahat Berikan Uang Hasil Kejahatan Kepada Kekasihnya

Ilustrasi kejahatan

Ilustrasi kejahatan

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Meski hanya sebatas menikmati hasil kejahatan yang dilakukan kekasihnya, Winda (25), gadis asal Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, dicokok polisi. Dia ditangkap bersama pacarnya, Sukadi alias Edi Lahat (31) saat bermesraan di rumahnya, Jumat (20/3) malam.

Kepada petugas, Winda mengakui menerima uang sebesar Rp 50 ribu dari Edi Lahat. Namun, dia tidak mengetahui dari mana uang itu berasal.

“Tidak tahu pak dari mana, saya cuma diberi saja. Lagi pula tidak mungkin saya tolak atau tanyain duit itu dari mana,” ungkap Winda di Mapolsek Ilir Barat I Palembang, Sabtu (21/3).

Sementara tersangka Edi Lahat mengatakan, dia melakukan aksi kejahatan sendirian pada 30 September 2014 silam. Saat itu, dia bermaksud menemui pacarnya tetapi tak punya uang. Setelah sibuk mencari solusi, akhirnya tersangka memutuskan untuk meminjam handphone (HP) milik temannya bernama Hendra.

Tanpa sepengetahuan korban, tersangka menjual HP itu kepada seorang sopir angkot sebesar Rp 150 ribu. Korban pun meminta barang miliknya kembali. Namun, tersangka malah memberikan sejumlah uang kepada korban seraya mengatakan jika HP itu sudah dijualnya. Tersangka juga mengancam korban agar tidak berbuat macam-macam jika tidak ingin dilukai.

“Pura-pura saya pinjam lalu saya jual. Dia (korban) saya kasih uangnya tapi tidak mau. Jadi saya ancam,” ungkap tersangka Edi Lahat.

Setelah uang sudah di tangan, tersangka menemui kekasihnya dengan membawa makanan dan memberikan sejumlah uang hasil kejahatannya itu.

“Duitnya buat kami makan-makan berdua. Dia (Winda) juga kebagian duitnya,” kata dia.

Ternyata, korban melaporkan ulah tersangka Edi itu ke polisi. Mengetahui bakal ditangkap, dia kabur ke kampungnya di Lahat.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Dwi mengungkapkan, tersangka Edi Lahat sudah dinyatakan buron selama tujuh bulan. Begitu keberadaannya diketahui, tersangka akhirnya digerebek saat bermesraan dengan kekasihnya.

“Kekasih tersangka Edi juga turut terlibat. Keduanya dijerat Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian disertai pemberatan,” pungkasnya.

(cob/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*