Edriana Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Terumbu Karang

 

Padang, PADANG-TODAY.com-Direktur Women Research Institute (WRI), Edriana Noerdin mengajak masyarakat untuk menyelamatkan terumbu karang dari ancaman kepunahan. Terumbu karang merupakan salah satu potensi sumber daya laut sangat penting di Indonesia.

Sumber daya terumbu karang merupakan salah satu sumber pendapatan utama dan bagian dari hidup nelayan. Terumbu karang juga mempunyai nilai estetika sangat tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata yang dapat meningkatkan devisa negara,”kata Edriana Noerdin.

Edriana Noerdin setelah menyelam melihat kondisi terumbu karang dan ikut menanam terumbu karang di kawasan pulau Pagang,Kota Padang

“Sungguh indah kekayaan alam laut kita, selama ini hanya mengenal laut hanya permukaan saja, saya tidak menduga betapa indahnya akan rahmat yang diberikan untuk masyarakat kita,”pungkas Edriana.

Edriana di Pulau Pagang ikut menanam terumbu karang bersama Minangkabau Diving dengan kedalaman 7 meter.

Ia menyatakan, tertarik melakukan transplantasi sebab melihat banyak terumbu karang rusak.

“Kesadaran masyarakat agar tumbuh dan bisa bersama-sama melakukan aktifitas menanam terumbu karang. Satu karang yang patah membutuhkan waktu lama untuk bisa tumbuh kembali,”katanya.

Semua harus tunjukkan kepedulian jika ada kerusakan harus bangun kembali dan mencegah kerusakan yang akan datang. Biasanya, tambah Edriana kalau terumbu karang bagus, ikan yang datang lebih banyak. Tangkapan nelayan meningkat. Penyelam yang datang banyak..

Sementara itu, Tanhar, penyelam dari Minangkabau Diver mengatakan, ia bersama tim sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan Edriana.

Menurutnya, Edriana salah satu dari sosok perempuan inspiratif Minangkabau. Beliau (Edriana,red), karena turut merawat, menjaga ekosistem perairan laut Sumbar dengan mengambil bagian melakukan transplantasi karang.

“Saya terenyuh terhadap aktivis perempuan dari Women Research Institute (WRI) itu ikut menjaga dan melestarikan terumba karang,”ungkapnya.

Disisi lain Mabruri Tanjung, 35, instruktur selam, menyatakan Pulau Pagang merupakan kawasan perairan yang tenang. Tempat dimana banyak orang memanjakan mata untuk melihat ikan-ikan dan terumbu karang, baik melalui snorkeling, dan diving.

“Keunikan bahari tersebut harus dijaga, sebagai kekayaan negeri ini,”katanya.

Salah satu menjaga yakni dengan melakukan transplantasi terumbu karang. “Apa yang telah dilakukan Edriana secara langsung dengan melakukan transplantasi karang, wujud bahwa upaya menyelamatkan terumbu karang dan ekositem biota laut dari ancaman kepunahan,”imbuh Mabruri Tanjung.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas