Edriana: Perempuan Sumbar Harus Bangkit

 


Padang-today.com – Direktur Penelitian Women Research Institute Edriana Noerdin menyatakan perempuan-perempuan di Sumbar bangkit mampu bersaing dengan kaum pria untuk duduk di kursi dewan.

    “Sekarang ini tidak ada lagi perbedaan kaum perempuan dan laki-laki di kancah politik. Kaum perempuan khususnya di Sumbar harus bisa bangkit untuk memperjuangkan hak-hak di dewan,”kata Edriana Noerdin ketika dijumpai di Padang.

   Ia menjelaskan, keterwakilan perempuan khususnya Sumbar duduk kursi senayan hanya bisa di hitung jari, yakni Betti Pasadigoe (DPR-RI) dan Emma Yohanna (DPD-RI).

    “Kuota 30 persen perempuan wajib dipenuhi partai politik merupakan angin segar bagi caleg untuk mampu bersaing dengan caleg pria,”ungkapanya.

    Adanya aturan 30 perempuan pada Pemilu 2019 tentunya menumbuhkan optimisme untuk bisa meningkatkan kuota perempuan sebagai anggota legislatif.

    “Sekarang ini merasa optimistis peran perempuan akan semakin baik di DPR pada Pemilu 2019 untuk mengayomi kaum perempuan,”imbuh Edriana juga caleg dari Partai Gerindra.

    Ia menyatakan, keterwakilan perempuan di lembaga legislatif tidak hanya penting dari aspek perimbangan antara laki-laki dan perempuan. Populasi Indonesia separuhnya berjenis kelamin perempuan.

    “Kehadiran anggota parlemen perempuan diharapkan bisa menjamin kepentingan kaum perempuan,”katanya.

    Penting sekali adanya keterwakilan perempuan di parlemen lantaran kaum perempuan pasti lebih peka menyangkut masalah yang dihadapi kaum perempuan.

     Sebagaimana diketahui, lanjutnya masalah perempuan yang cukup banyak dan kompleks, ini merupakan tanggung jawab anggota DPR yang perempuan juga.

    “Kita harus menggunakan kepekaan itu untuk menolong sesama kaum perempuan,”imbuh Edriana Noerdin. (DG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas