Ekonomi Berbasis Lahan Pekarangan Terus Digerakkan di Kecamatan Ampeknagari

 

Advertisements

AGAM, PADANGTODAY.com-Kabupaten Agam melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) menggerakakkan ekonomi berbasis lahan pekarangan di Kecamatan Ampeknagari. Program tersebut dilakukan dengan melibatkan langsung tokoh masyarakat setempat baik dari Jorong maupun ke tingkat Nagari.

Menurut Camat Ampeknagari Idrus, mengatakan, bahwa gerakan ekonomi tersebut intinya melakukan penanaman lahan pekarangan dengan tanaman bermanfaat, mulai dari tanaman sayur dan bumbu dapur sampai kepada tanaman buah-buahan dan tanaman perkebunan. Untuk mendorong program tersebut, pihaknya memberikan bantuan ke setiap rumah dengan 5 batang bibit tanaman, seperti jeruk manis, alpokat, nangka, dan cokelat. Sedangkan untuk tanaman sayuran dan bumbu dapur diupayakan pemilik rumah secara swadaya.

” Di Kecamatan Ampek Nagari pada umumnya warga memiliki rumah dengan pekarangan yang lumayan luas. Sehingga Pekarangan tersebut akan ditanami aneka tanaman bermanfaat.” ujar Idrus.

Bibit tanaman yang telah ditanam itu berjumlah 41.000 batang. Bibit tanaman merupakan bantuan berbagai pihak, sejak dari PT. Inang Sari, Dishutbun, serta Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (Dipertahornak ) Agam.

Kepala Dinas Hutbun Agam, Yulnasri mengatakan, sangat mendukung gerakan ekonomi berbasis pekarangan tersebut. Menurutnya, itu merupakan langkah yang sangat bagus. Diharapkan gerakan tersebut diperluas menjadi gerakan ekonomi berbasis lingkungan, melalui penanaman aneka tanaman di lahan kosong.

“Apabila setiap sejengkal tanah yang ada di Agam dapat menghasilkan, maka tidak akan ada lagi kemiskinan di daerah ini,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan seperti itu sejatinya diikuti warga di kecamatan lainnya di Agam. Pihaknya siap membantu pengadaan bibit tanaman yang dibutuhkan, sesuai dengan kemampuan yang ada. (martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*