Empat Terpapar Covid-19 Di KPU Agam

 

Padang-today.com – Sebanyak empat orang di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam, Sumbar terpapar positif corona (Covid-19)

“Selain itu, ada satu orang anak magang (dalam pendidik,red) juga terpapar positif virus corona,”kata Adrimulyadi ketika dihubungi media.

Adrimulyadi menjelaskan, terpapar positif corona di KPU Agam yakni dua komisioner, satu orang staf dan satu orang anak magang di KPU Agam. Terpapar bukan lima orang.

“Terpapar tersebut hasil dari laboratorium dan dinas kesehatan disampaikan ke Sekretariat KPU pada Senen (15/9),”ujar dia.

Sekarang ini terpapar sudah menjalani isolasi, sementara itu sekretariat KPU Agam kembali lakukan swab. “Ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Agam,”jelas Adrimulyadi.

Dia menyebutkan,sebelumnya ada sekitar puluhan di KPU Agam melakukan swab pada 7 September 2020 karena ada dua bakal calon kepala daerah terpapar yakni Trianda Farhan dan Andri Warman.

“Dari puluhan di swab pada 7 September 2020, masih ada belum keluar hasil swab sekretariat KPU,”ucap dia.

Sekarang ini tambah Adrimulyadi selain dilakukan swab, KPU Agam melakukan penyemprotan disinfektan. Tes swab ulang yang dilakukan hari ini (Selasa,16/9) bisa memastikan kondisi setiap jajaran KPU Agam. Agar tidak menimbulkan kekhawatiran dan kebimbangan dalam menyelenggarakan pemilihan kepala daerah di Agam.

“Semoga saja tidak banyak yang terpapar virus corona di KPU Agam,”

KPU Agam dalam melakukan tugas tetap melaksanakan protokol kesehatan yakni pakai masker, handsanitizer, serta disediakan tempat cuci tangan.

“Bagi tamu yang wajib pakai masker, cuci tangan dengan sabun yang disediakan KPU Agam,”ujar Adrimulyadi.

Terkait adanya informasi di Bawaslu Agam ada terpapar positif Covid-19, Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen saat dihubungi menyatakan Bawaslu Sumbar belum dapat laporan resmi dari Bawaslu Agam terkait ada komisioner dan staf terpapar positif Covid-19.

“Dapat informasi ada, tapi laporan tertulis secara resmi belum ada disampaikan ke Bawaslu Sumbar,”kata dia.

Hingga saat ini masih menunggu laporan resmi dari Bawaslu Agam, siapa komisioner dan staf terpapar belum tahu.

“Nanti disampaikan setelah laporan resmi dari Bawaslu Agam,”pungkas Surya Efitrimen.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas