Enam Rampok Bersenjata Tajam Ditangkap, Satu Tersangka Ditembak

Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani

Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Satuan Reserse Kriminal Polres Payakumbuh bekerja sama dengan petugas Polres Bukittingi berhasil membekuk 6 kawanan rampok pada Kamis (25/2) dinihari. Kawanan perampok yang selama ini telah beraksi di berbagai kota di wilayah Sumbar tersebut, ditangkap di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Satu tersangka yang sempat melawan ketika ditangkap , lumpuhkan petugas dengan timah panah.

“Ke 6 tersangka ini, telah  beraksi di berbagai tempat di Sumbar. Menurut rencana, sebelum penangkapan, ke 6 pelaku ini akan melakukan perampokan di Kota Payakumbuh serta di Kabupaten Tanah Datar,”ujar AKBP Yuliani Kepala Polisi Resor  Payakumbuh serta Kasatreskrim AKP Adek Chandra, Kamis (26/2) kemarin di Mapolres Payakumbuh.

Keenam tersangka yang merupakan warga Kota Padang tersebut , yakni Krispati alias Kris (30), Muhammad Saiful (38), Akmal (33), M Tafiq (50), Zimi Zebua (35) dan  Erizai (37) sekaligus  tersangka yang dilumpuhkan petugas.

Dijelaskan Kapolres AKBP Yuliani, penangkapan berawal dari adanya informasi yang diperoleh anggota Reskrim terhadap adanya  kawanan rampok yang akan beraksi di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Kawanan rampok tersebut, sedang dalam perjalanan dari Kota Padang menuju Kota Payakumbuh dengan satu unit mobil pribadi jenis Toyota Avanza bernomor polisi BA 1828 QD warga silver.

“Kita dapat informasi, adanya kawanan rampok dalam perjalanan menuju Kota Payakumbuh. Mereka akan beraksi menggasak rumah warga. Informasi yang cukup falid tersebut, langsung kita tindak lanjuti dan anggota pun kita sebar,”ujar AKBP Yuliani.

Setelah mendapati ciri-ciri pelaku dan juga mobil yang dikendarai kawanan tersebut, Polres Payakumbuh langsung  berkoordinasi dengan Polres Bukittinggi untuk meminta bantuan untuk menggerebek para pelaku. “Ke 6 kawanan tersebut, sudah lama menjadi Target Operasi kita,”ungkap AKBP Yuliani.

Polres Bukittinggi, langsung merespon dengan menyebar anggota buser di sepanjang jalan lintas Padang-Bukittinggi, persisnya perbatasan Kabupaten Agam dengan Kabupaten Tanah Datar . “Belasan anggota kita, turut dikerahkan untuk memantau gerak-gerik kawanan rampok tersebut . Anggota sudah disiagakan di kawasan Padang Luar untuk membuntuti tersangka ,”ujar AKP Albert Zai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bukittingi.

Mantan Kasatreserse Kriminal Polres Payakumbuh itu menjelaskan, pengintaian yang dilakukan semenjak pukul 20.00 Wib tersebut membuahkan hasil. Mobil yang ditumpangi para tersangka, melintas dihadapan petugas berpakaian prema. Polres Bukittinggi langsung mengiringi laju mobil para tersangka. Empat unit mobil serta dua unit sepeda motor dari Polres Bukittinggi, dikerahkan untuk memantau perjalanan tersangka.

“Dari kawasan Padang Luar, tersangka melaju memasuki Kota Bukittinggidan berbelok  menuju kawasan Lapangan Kantin. Disana, mereka juga sempat menaiki 2 orang dan langsung menuju kearah Payakumbuh. Saat itu pun kita langsung bergabung dengan Polres Payakumbuh,”ujar AKP Albert Zai.

Anggota buser Polres Bukittinggi dan Polres Payakumbuh, terus membuntuti gerak-gerik pelaku sampai di kawasan Kecamatan Baso. Tidak jauh dari kampus IPDN Bukittinggi, mobil yang ditumpangi tersangka sempat  berhenti disalah satu rumah warga. Disanalah, aksi penangkapan dilakulan oleh dua polres tersebut.

“Kami menduga, keenam tersangka akan mengatur strategi untuk melakukan aksi perampokan di rumah warga. Satu pelaku sempat melawan petugas dan terpaksa ditembak. Bagian atas paha salah satu  tersangka turut kena tembakan senjata api milik petugas,”ujar Duo Kasatreskrim  AKP Adek Chandra serta Albert Zai.

Usai ditangkap sekitar pukul 00.30 Wib, ke 6 tersangka langsung digiring ke Mapolres Bukittinggi untuk diperiksa sementara dan beberapa jam kemudian, langsung di giring ke Mapolres Payakumbuh untuk penyidikan lebih lanjut. “Usai ditangkap, mereka sempat di giring ke Mapolres Bukittinggi dan selanjutkan dibawa ke Mapolres Payakumbuh. Satu tersangka, sempat dilarikan ke RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi untuk perawatan akibat timah panas,”jelasknya.

Sementara, ketika diintrogasi petugas  di Mapolres Payakumbuh , ke 5 tersangka  mengakui sudah melakukan aksi perampokan di 4 lokasi di wilayah hukum Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Begitu juga, pelaku sempat menjalankan aksi di wilayah hukum Padang.

“Ada 4 TKP  yang sudah digasak tersangka .Yakni di Kelurahan Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kelurahan Tanjung Pauh Kecamatan Payakumbuh Barat, Kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur dan Kecamatan Suliki di Kabupaten Limapuluh Kota,”ujarnya.

Sejumlah barang bukti hasil rampokan , turut diamankan petugas Polres Payakumbuh. Yakni berupa satu unit TV LCD 34 inci, 1 unit laptop, 1 unit sepeda motor serta satu unit mobil avanza. Begitu juga, sejumlah peralatan untuk menjalankan aksi, turut disita. Berupa kunci T, obeng danbenda tajam berupa  linggis.

Saat diintrogasi petugas, tersangka mengakui akan menjakankan aksinya perampokan berantai. Mulai dari wilayah hukum Payakumbuh dan dilanjutkan di kawasan Kabupaten Tanah Datar. “Rencana, malamnya kami akan beraksi di 2 TKP. Yakni di Payakumbuh dan Tanah Datar,”ungkap para tersangka kepada Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani.

Dilain sisi, satu tersangka yakni Erizai yang dihadiahi timah panas, masih dalam perawatan tim medis RSUD Ahmad Muchtar Bukittingi. “Sampai sore ini, tersangka Erizai dalam proses operasi medis untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di bagian atas paha tersangka,”jelas AKBP Yuliani.

Keenam tersangka, melanggar pasal 363 undang-undang pidana  pencurian dengan pemberatan. “Mereka terancam kurungan penjara diatas 6 tahun,”  tegas AKBP Yuliani. Sampai berita ini diturunkan, petugas Polres Payakumbuh masih menyelidiki kasus tersebut. Begitu juga, ke 5 tersangka  ditahan di sel Mapolres Payakumbuh.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas