Faiz Mundur, Primer Pimpin KONI 2019-2023

Padang Panjang–Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang Panjang menggelar Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (MUSORKOTLUB) dalam rangka memilih Ketua KONI Kota Padang Panjang periode (2019 -2024), di Gedung M. Syafei,Selasa (24/9).dengan hasil sangat luar biasa yang belum pernah terjadi dimanapun selama dunia persaingan ketua Koni berlangsung dimana pun.

Sesuai permintaan ke KONI Sumatera Barat kemudian mengizinkan dilaksanakannya MUSORKOTLUB tak hanya memilih Ketua tapi juga pengurus dengan periodesasi baru 2019 – 2023.

Adapun sejumlah nama yang muncul sebagai bakal  calon Ketua KONI, antar lain, Peri Primer, Ketua Asosiasi Kota PSSI, dan Faiz Fauzan, S. Kom, Wakil sekretaris IPSI yang juga dikenal sebagai Akademisi Pondok Pesantren Diniyyah Putri

Pembukaan MUSORKOTLUB turut dihadiri oleh Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Dt. Paduko Malano, Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Mardiansyah, A.Md, Kapolres Padang Panjang AKBP. Sugeng Hariadi, SIK, MH dan  bersama unsur FORKOPIMDA lainnya.

Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran BBA Dt. Paduko Malano dalam sambutannya menyampaikan, siapapun yang menjadi Ketua KONI nantinya diharapkan dapat membawa kejayaan Olahraga Kota Padang Panjang.

” Dinamika itu biasa. Kita berharap siapapun yang terpilih nanti akan merangkul semua pihak. Siapapun yang terpilih nanti akan benar- benar membawa kejayaan Padang Panjang,” ungkap Wako Fadly.

Dari tahapan tahapan hingga pemilihan akhirnya kedua kandidat calon ketua Koni Padang Panjang secara votting memperoleh suara sama. Sesuai tatib apabila suara sama maka ada dua langkah yang akan ditempuh pertama pemilihan ulang atau kedua kandidat berembuk mana yang terbaik.

Lebih kurang 30 menit kedua calon kandidat melakukan musyawarah, alhasil diluar dugaan Fauzan. S. Kom sebagai seorang Datuak atau ninik mamak menunjukan diri memang seorang ninik mamak yang ditinggikan sarantiang dituokan salangkah.

Faiz Fauzan. S. Kom DT Bagindo rajo sebagai seorang ninik mamak kenagarian Bukit Surungan patut diacungkan jempol. Di Tengah riak riak yang membuih mengatakan dirinya disinyalir dipaksakan untuk memimpin Koni 4 tahun kedepan terjawab sudah.

Faiz Dt Bagindo Rajo sebagai pemimpin dalam adat Minangkabau mengatakan pemilihan ketua ini adalah amanah, pangulu harus menjadi suri tauladan yang baik bagi kaum yang dipimpinnya. Berbuat yang benar, bersikap yang baik adalah mutlak bagi pangulu di Minangkabau. Untuk menjaga kredibilitas dan identitas seorang pangulu maka ada beberapa hal yang menjadi pantangan dan larangan bagi seorang Pangulu .dan itu harus dijaga baik tuturnya.

Bak kata pepatah minang “Kaluak paku kacang balimbiang,Tampuruang lenggang lenggokkan

Baok manurun ka saruaso,Tanamlah siriah jo ureknyo

Anak dipangku kamanakan dibimbiang

Urang kampuang dipatenggangkan

Tenggang nagari jan binaso,Tenggang sarato jo adatnyo” jadi saya pastikan pemilihan ini tak ada Intervensi, kalaupun ada hanya dari Ibu saya tutur nya lagi.intervensi ibu itu adalah tidak merestui kalau saya jadi Ketua tutur mengakhiri.

Ditempat yang sama Syaiful SH. M. Hum mengapresiasi Koni Padang Panjang semua mekanisme dilalui tampa satupun tahap yang tertinggal, ini menjadi teladan bagi seluruh KONI diSumbar ,begitupun dengan hasil yang luar biasa iini sungguh sangat menarik dan menunjukan suatu keikhlasan seorang tokoh masyarakat tutur Syaiful. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas