FAJI Sumbar Gelar Kejuaraan Arum Jeram Internasional, Danrem Suport

 

 

Padang-today.com – Kejuaraan arum jeram Internasional bakal digelar di Kabupaten Sijunjung, Sumbar tepatnya objek wisata Silokek.

“Kejuaraan ini bakal digelar 10-14 November 2019 di objek wisata Silokek Kabupaten Sijunjung, Kejuaraan arum jeram Internasional ini pertama diadakan,”kata Ketua Umum Federasi Arum Jeram Sumbar, Muhammad Zuhrizul ketika silaturahmi dengan Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo Danrem 032 Wirabraja Sumbar.

Menurut Zuhrizul,Silokek Geopark Rafting World Cup (SGRWC) 2019 dengan menggandeng Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumbar)

Kejuaraan arung jeram (rafting) berkelas internasional ini sudah langsung masuk dalam kalender www.internationalrafting.com

SGRWC 2019 adalah bagian dari Silokek Geo Fest (SGF). Geopark Silokek, Kabupaten Sijunjung yang sudah ditetapkan sebagai salah satu geopark nasional karena dianggap potensi yang ada sangat layak dikembangkan menjadi salah satu Global geopark perlu ditunjang dengan berbagai atraksi yang sesuai. Kami benar-benar memuja keindahan dan kaya dari Silokek Geopark, sungai, tebing, gua, flora dan fauna, seni dan budaya dan juga komunitasnya, kami ingin itu dikenal secara Internasional.

“Even dunia ini bisa mempromosikan Sumbar ke seluruh pecinta wisata minat khusus dunia, dalam hal ini rafting. Kami ingin mendukung pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan keindahannya dan kembali alami seperti dulu,”jelas Zuhrizul.

Zuhrizul menambahkan, untuk arung jeram sedikit terkendala dengan kuningnya air sungai akibat adanya penambangan liar yang mencemari air sungai  dari hulu sungai, persisnya di Kabupaten Solok.

“Karena ini sudah menyangkut lintas kabupaten kita berharap Pemprov Sumbar, serta aparat terkait dapat menindak tegas pelaku pencemaran sungai,” tukasnya

Zuhrizul sangat berharap dukungan dari Korem Sumbar bersama-sama menyukseskan kejuaraan arum jeram Internasional.

Sementara itu Sekretaris FAJI Sumbar, Miya Maharani menyatakan, sekarang ini pihak panitia mengundang atlet arum jeram baik nasional maupun mancanegara.

“Atlet mancanegara bakal diundang dianyara Malaysia, Vietnam, Thailand, India, Nepal, Jepang, India, Republik Chechnya, kemungkinan ada negara lain bakal ikut,”kata dia.

Untuk juri atau wasitnya telah meliliki sertifikat internasional rafting federation dsn PB FAJI. Panitia juga melibatkan relawan lokal, nasional maupun internasional untuk menyukseskan kejuaraan ini.

“Kelas dipertandingkan dua yakni men and women, sedangkan untuk divisi yakni master usia 40 tahun keatas, open semua usia, kategori Yunior usia 23 kebawah, youth 19 kebawah,”jelas Miya Maharani.

Sementara itu, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo Danrem Sumbar menyambut baik adanya kejuaraan arum jeram apalagi lokasi merupakan di daerah Silokek objek wisata sangat terkenal di Kabupaten Sijunjung.

“Olahraga ini sangat mendukung pariwisata Sumbar, olahraga ini kami support. Berolahraga bisa mendatangkan wisatawan ke Sumbar,”kata dia.

Untuk persoalan air sungai berwana kuning akibat penambangan emas di Sijunjung dan Solok bisa diatasi dengan bios 44. Aliran air sungai tercemar akibat penambangan diberi bio 44 seperti telah diberikan di bekas lokasi tambang batu bara di Kota Sawahlunto.

“Air sungai tercampur mercure ini sangat berbahaya bagi kesehatan, untuk itulah nantinya aliran sungai di lokasi arum jeram ini diberi bios 44 sehingga masyarakat nyaman untuk bermain arum jeram,”pungkas Kunto.

Kunto menambahkan, sekarang harus dipikirkan, masyarakat diminta untuk tidak menambang emas secara illegal hal ini merusak alam sekitar.

“Mari kita jaga bersama-sama alam ini, demi menunjang dunia pariwisata alam di Sumbar,”imbuhnya.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas