Fasilitasi Shalat Jumat, Pemko Tetapkan Masjid Zona Hijau dan Merah

Padangpajang, TODAY–Seiring masih diperpanjangnya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Bagian Kesra Setdako Padangpanjang tolerir ibadah berjamaah.
Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran Dt Paduko Malano menegaskan kebijakan tersebut diberlakukan dengan berpedoman pada sejumlah ketentuan. Diantaranya disebutkan telah ditetapkan klasifikasi zona masjid, dalam pelaksanaan ibadah Shalat Jumat berjamaah.
“Masjid yang belum bisa dipergunakan sebagai tempat Sholat Jumat itu, terdiri dari 16 Mesjid. 8 diantaranya berada di daerah perlintasan dan jalan protokol. Sedangkan 8 masjid lainnya berada di lingkungannya terdapat warga yang terjangkit Covid (zona merah),” tutur Wako Fadly didampingi Sekretaris Kota (Sekko) Sonny Budaya Putra, Kamis (21/5).
Sementara sedikitnya sebanyak 21 masjid diluar daftar tersebut, dinyatakan Pemko dapat menyelenggarakan ibadah Shalat Jumat dengan mengikuti beberapa ketentuan yang telah digariskan.
“Berdasarkan hasil keputusan rapat bersama sejumlah unsur terkait termasuk Forkopimda, kita telah memberikan sejumlah ketentuan yang harus menjadi perhatian bersama. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid,” ucap Fadly.

Sonny Budaya Putra menambahkan, hal yang harus dipatuhi jamaah Shalat Jumat di masjid yang berada di zona hijau yakni;

  • Jamaah berwudhu terlebih dahulu di rumah masing-masing.
    Jemaah masuk mesjid pada satu pintu dan dilakukan pengukuran suhu.
  • Jamaah diberikan tanda pengenal berupa kartu khusus sebagai warga sekitar, dan dalam kondisi sehat ( tidak batuk/pilek/demam/sesak nafas)
  • Jamaah tidak memiliki riwayat penyakit kronis (gula, tekanan darah tinggi, jantung dan stroke).
  • Khutbah Jumat dilaksanakan secara Iqtisad/sederhana
  • Pengurus mesjid harus membentuk tim khusus yang akan mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan sebagaimana tersebut diatas.
  • Lokasi Masjid tidak berada dijalan perlintasan atau jalan raya
  • Tidak ada kasus Covid 19 di wilayah RT tempat mesjid yang bersangkutan berada

Selain itu Sonny juga menegaskan, pengurus dan jemaah masjid wajib mematuhi protokol kesehatan jika hendak mengikuti ibadah Shalat Jumat berjamaah di masjid yang berada di zona hijau. Disebutkannya yakni;

  • Menyediakan tempat cuci tangan dan sabun sebelum masuk masjid
    Menggunakan masker dan sarung tangan.
  • Pengurus masjid tidak membentangkan sajadah/ tikar untuk sajadah.
  • Jamaah membawa sajadah atau tikar masing masing
  • Mengatur jarak jamaah dengan merenggangkan saf.

“Demikian aturan Sholat Jumat selama PSBB Tahap III ini di Kota Padangpanjang. Semoga pengurus dan jamaah masjid mematuhi, agar semua bisa terjaga dari ancaman pandemi Corona,” pungkas Sonny. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas