Ferizal Minta Dukungan TNI, Percepat Pembangunan Daerah Basis PDRI

Ferizal Minta Dukungan TNI, Percepat Pembangunan Daerah Basis PDRI

Ferizal Minta Dukungan TNI, Percepat Pembangunan Daerah Basis PDRI

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, meminta dukungan penuh terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) terkait proses percepatan pembangunan dan ketahanan pangan di daerahnya. Hal itu sebagai pemberian kompensasi negara terhadap daerah-daerah yang berada di basis Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Seperti upaya pembangunan tempat-tempat kawasan sejarah, infrastuktur hingga pembukaan lahan pertanian baru, yang kini menjadi program kementrian pertahanan dengan kementrian pusat lainnya. “Saya mengajak TNI, agar kita bersama-sama melakukan percepatan pembangunan bagi daerah basis PDRI,” kata Ferizal, saat berdiskusi dengan Pangdam I Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Lodewyk Pusung di Pangkalan, Jumat (2/9).

Kedatangan Pangdam Lodewyk Pusung ke Limapuluh Kota siang itu, dalam rangka kunjungan kerja pengamanan dan persiapan kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Sumatera Barat pada 5-6 Oktober 2016. Lodewyk Pusung yang datang melalui jalir darat dari Kota Pekanbaru Riau, disambut langsung Wabup Ferizal Ridwan bersama jajaran TNI-Polri di Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Dalam diskusi terbatas bersama Pangdam Lodewyk Pusung di Rumah Makan Ombak Pangkalan, Ferizal menyebut sempat menyampaikan 4 poin rencana kegiatan yang bakal dilakukan Pemkab bersama TNI. Pertama, kata Ferizal, rencana Kementrian Pertahanan RI, yang ingin memusatkan peringatan Hari Bela Negara (HBN) pada 19 Desember 2016, di GOR Singa Harau.

Kegiatan HBN 2016, menurut rencana akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo. Kedua, Ferizal juga menyampaikan program ketahanan dan swasembada pangan yang tengah berjalan di Limapuluh Kota. “Program pusat melalui kerjasama dua kementrian (Pertahanan-Kementan, red) itu adalah program Percepatan Cetak Sawah, yang sudah menyasar 199,46 hektar pada enam kecamatan di daerah kita,” sebutnya.

Program ini, beberapa waktu lalu ditinjau langsung oleh Ketua Tim Percepatan Cetak Sawah (PCS) dari Mabes TNI, Brigjen TNI FX Bangun Pratikno. Ketiga, Ferizal menyampaikan percepatan pembangunan infrastuktur ke daerah tertinggal, salah satunya ke Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX.

Ferizal berharap, TNI bisa ikut bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemkab, melakukan percepatan pembangunan akses penghubung ke Nagari Galugua, melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD). “Sebab, jalan Galugua yang merupakan akses jalan provinsi, kondisinya sudah rusak parah dan perlu segera diperbaiki,” tukuk Ferizal.

Keempat, Ferizal juga menyampaikan rencana kerjasama terhadap pemanfaatan lahan dan aset Denzipur 2 PS sebagai lahan parkir, sedianya BPTU Padang Mengatas ke depan dibangun menjadi salah satu kawasan destinasi wisata Sumbar. “Rencana ini, sebelumnya juga sudah saya bicarakan dengan Danzipur Mayor TNI Damai beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Mayor Jenderal TNI Lodewyk Pusung, menyebut bakal segera menanggapinya. Semua masukan dari wakil bupati, sebut Pusung, akan segera ia bicarakan dengan jajaran TNI, Kementrian Pertahanan, hingga bersama instansi pemerintahan terkait.

“Kita tentu akan memberi dukungan bagi pemerintah daerah Limapuluh Kota. Sebagai lembaga pertahanan, kini TNI tidak hanya berperang melawan musuh negara, tapi juga ditugaskan melawan kemiskinan, dengan cara membangun pertahanan sosial dan pembinaan mental bangsa,” sebutnya. Usai di Pangkalan, Pangdam berkunjung ke markas Denzipur II Padang Mengatas.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*