Ferry Mursyidan Baldan Bakal Mengkaji Kembali Perizinan Area Pemakaman Eksklusif

 Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan

PADANGTODAY.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan bakal mengkaji kembali perizinan area pemakaman eksklusif. Dia hanya ingin mengembalikan fungsi awal pemakaman yang mengedepankan aspek sosial.

Area pemakaman yang mengesampingkan fungsi sosial bakal dikenakan pajak bumi dan bangunan. “Kriteria (makam) eksklusif lho di situ boleh enggak orang yang enggak punya uang atau enggak punya identitas dimakamkan. Padahal di TPU biasa tuh bisa,” ujar Ferry di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (29/4) kemarin.

Ferry sadar betul, undang-undang pajak daerah menyebutkan bahwa tanah kuburan merupakan objek bebas PBB. Namun UU tersebut juga tertulis selama area pemakaman sebuah wilayah punya fungsi sosial.

“Ada perubahan fungsi, masa sih dia tetap jadi objek yang bebas PBB? Itu pertanyaan dasarnya,” jelasnya.

“Janganlah mengkomersilkan tanah kuburan yang seharusnya dasar kebijakan kita harus ada fungsi sosial,” tambah Ferry.

Nantinya, tambah politikus Partai Nasdem itu, yang dikenakan PBB adalah para pengembang area pemakaman eksklusif.

“Pengembangnya (yang dikenakan PBB). Kan kalau orang mau ngurus pemakaman pasti datang ke pengelolanya,” tegasnya.

Dari kebijakan itu Ferry menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya semata-mata mengejar penerimaan pajak.

“Ini bukan mengejar PBB-nya. Berapa sih yang didapat dari itu (area pemakaman). Tapi kami mau mengembalikan fungsi tanah kuburan dan fungsi sosialnya,” ucapnya.

(noe/uil)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas