FIFA Akan Suntikan Dana Rp 2,7 Triliun ke Klub Untuk Piala Dunia Mendatang

Logo FIFA.

Logo FIFA.

Advertisements

PADANGTODAY.COM-Badan sepak bola dunia, FIFA, secara signifikan meningkatkan jumlah uang kompensasi bagi klub yang bersedia melepas pemainnya untuk bermain bersama negaranya di Piala Dunia.

Mereka berjanji mendistribusikan 209 juta dollar AS (sekitar Rp 2,735 triliun) bagi klub yang mengizinkan pemainnya tampil di Piala Dunia 2018 dan 2022.

FIFA dan Asosiasi Klub Eropa (ECA) mengumumkan hal tersebut pada Jumat (20/3/2015), bahwa ada perpanjangan kesepakatan yang telah dicapai untuk kompensasi bagi klub. Peningkatan itu dengan pertimbangan kepentingan klub sepak bola.

209 juta dollar AS itu akan berlaku untuk dua edisi Piala Dunia mendatang. Itu artinya, naik hampir tiga kali lipat dari Piala Dunia Brasil tahun lalu yang “hanya” 70 juta dollar AS (sekitar Rp 914,406 miliar).

Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan: “Kami mengambil langkah maju yang besar dalam mempromosikan hubungan FIFA dan klub dalam semangat saling menguntungkan dan konstruktif.”

“Persetujuan tersebut menempatkan penekanan pada prinsip-prinsip dasar seperti promosi pelatihan dan pengembangan pemain serta integritas olahraga dalam berkompetisi, untuk kepentingan permainan dan daya tariknya kepada publik.”

“Selain itu, FIFA akan melanjutkan program perlindungan klub, di mana klub mendapatkan kompensasi atas kerugian yang timbul akibat pemain yang cedera saat menjalankan tugas internasional. Program perlindungan klub ini akan diperpanjang setidaknya sampai setelah akhir Piala Dunia 2022 di Qatar.”

Piala Dunia 2018 akan berlangsung di Rusia. Empat tahun berselang, giliran negara di Timur Tengah, Qatar, yang menjadi penyelenggara, sehingga jadwal perhelatan event empat tahunan itu mengalami sedikit perubahan. Jika selama ini Piala Dunia berlangsung pada Juni-Juli, maka di Qatar akan berlangsung pada November-Desember, karena pertimbangan cuaca di sana.

(goal/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*