Film Melankolis dan Sedih Bisa Memicu Kegemukan

ilustrasi menonton tv

ilustrasi menonton tv

PADANGTODAY.COM – Banyak orang yang memiliki kegemaran nonton film, salah satunya adalah film yang menguras air mata. Namun jika Anda saat ini sedang berusaha menurunkan berat badan sebaiknya hindari dulu film-film sedih atau yang berbau melankolis.

Penelitian mengungkap bahwa menonton film melankolis dan sedih bisa memicu orang untuk lebih banyak makan junk food dan makan berlebihan dibandingkan ketika menonton film komedi. Peneliti menjelaskan bahwa hal ini berkaitan dengan emotional eating atau makan dalam keadaan emosi.

Makan saat sedang emosi berbeda dengan makan ketika lapar. Makan dalam hal ini dipicu oleh emosi, stres, depresi, kesedihan yang sementara dan lainnya. Ketika mengalami jenis emosi ini seseorang akan terpicu untuk makan makanan yang banyak mengandung garam, lemak, dan gula. Inilah alasan mengapa seringkali obesitas berkaitan dengan depresi atau stres, seperti dilansir oleh Medical Daily (04/03).

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan peneliti dio Cornell University Food and Brand Lab, peneliti melakukan pengamatan terhadap partisipan yang makan camilan sambil menonton film sedih dan film komedi. Mereka menemukan bahwa partisipan yang menonton film sedih mengonsumsi 28 persen lebih banyak camilan dibanding yang menonton film komedi.

Sebuah penelitian pada tahun 2014 juga mengungkap bahwa film laga juga membuat orang makan lebih banyak. Menurut peneliti hal ini dipicu oleh tempo film laga yang cenderung cepat dan menegangkan. Sementara pada film yang sedih, makan lebih dipicu oleh emosi yang dirasakan penonton.

Namun jangan khawatir. Ini bukan berarti Anda harus berhenti menonton film sedih atau melankolis. Anda hanya harus mengganti camilan dengan yang lebih sehat ketika menonton film sedih sehingga film ini tak mempengaruhi berat badan Anda dan tidak memicu kegemukan.

(kun/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*