Futsal Porprov Sumbar, Lapangan Wajib Standar

 

Advertisements

PADANG,PADANGTODAY.COM-Cabang olahraga futsal baru kali pertama dipertandingkan di gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2012 di Kabupaten Limapuluh Kota dan kembali dipentaskan di Porprov 2014 di Kabupaten Dharmasraya dari tanggal 16 hingga 21 Desember mendatang.

 

Hanya saja dari pelaksanaan tersebut venue pertandingan belum menggunakan lapangan berstandar internasional seperti yang diharapkan Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Sumbar.

 

“Memang dari pelaksanaan sebelumnya futsal masih menggunakan lapangan kecil, begitu pun pada gelaran yang sama di Dharmasraya nanti. Namun kita dari AFD menargetkan pada Porprov 2016 di Padang venue futsal harus bersatandar internasional,” ujar ketua AFD Sumbar, H. Yasman Yanusar di Padang kemarin.

 

Hal itu senada mendapat dukungan dari Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansyarullah. Menurut Wako untuk cabor futsal nantinya panitia bakal bekerjasama dengan pihak ketiga yakni pengusaha lapangan futsal yang lapangannya memenuhi standar internasional.

 

Saat ini satu-satunya lapangan futsal yang memenuhi standar di kota Padang baru Rafhely Futsal, By Pass kilometer 11 Padang. Lapangan milik ketua AFD Sumbar  ini sudah sering menggelar kompetisi nasional dan menjadi venue latihan tim futsal PON Sumbar.

 

15 Tim Ambil Bagian di Porprov

 

Limabelas  tim Kabupaten dan Kota se-Sumbar dipastikan ambil bagian di Porprov 2014, Dharmasraya. Empat daerah yang urung berpasrtisipasi karena beberapa pertimbangan adalah kabupaten Agam, Kota Sawahlunto, Kabupaten Mentawai dan Kabupaten Solok.

 

Dalam sesi technical metting yang berlangsung di Dharmasraya, Sabtu (15/11) panitia pertandingan telah menentukan pembagian grup dan memulai babak penyisihan pada tanggal 16 Desember.

 

Grup A dihuni tuan rumah Dharmasraya, Padangpanjang dan Bukittinggi. Grup B bermaterikan Sawahlunto Sijunjung, Kota Solok, Pariaman dan Pasaman Barat.

 

Sementara Padangpariaman, Padang, Pesisir Selatan dan Solok Selatan tergabung di grup C. Di grup D terdapat Kabupaten Limapuluh Kota, Payakumbuh, Tanah Datar dan Pasaman.

 

“Final dini bakal tersaji di grup D, dimana dua tim kuat Limapuluh Kota dan Payakumbuh akan saling mengalahkan di laga pembuka,” prediksi Yasman Yanusar.

 

Dia melanjutkan, screning pemain digelar selama dua hari, 14 dan 15 Desember. Sehari berikutnya digelar babak penyisihan.

 

“Bila pembukaan malam, kita akan mulai babak penyisihan dari pagi harinya, namun kalau opening ceremony pagi hari, pertandingan digeber mulai siang hari,” lanjut  ketua AFD.

 

Cabor futsal sendiri hanya menggunakan satu venue pertandingan yakni lapangan futsal Romeo yang berada tak jauh dari kantor Bupati Dharmasraya. (can)

One comment

  1. Ini salah satu yang menyebabkan sulitnya prestasi olahraga di daerah, minimnya arena olahraga yang memiliki standar nasional maupun internasional. Agar mendapat prestasi yang maksimal, dibutuhkan pula sarana olahraga yang maksimal di tiap daerah khususnya futsal. Pemerintah dan pengusaha lapangan futsal diharapkan mampu mendukung sarana olahraga tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*