My Futsal, Sumbar Lolos ke Babak 16 Besar

Pemain Futsal Sumbar Fauzan.

Pemain Futsal Sumbar Fauzan.

Advertisements

JAKARTA, PADANGTODAY.com-Tim Futsal Sumbar akhirnya lolos ke babak 16 besar My Futsal International Tournament (MIFT) 2015. Walau kalah 0-3 dari ElectricPLN Cosmo di laga terakhir Grup H, Rabu (25/2) siang, namun Sumbar tetap lolos sebagai runner up Grup.

Lolosnya Sumbar, juga terbantu oleh kekalahan WPK Antam dari RAS FC Solo dengan skor 0-3. Dengan kekalahan WPK Antam tersebut, posisi Sumbar menjadi aman sebagai runner up Grup B dengan nilai empat.

Sebelumnya posisi Sumbar sempat rawan usai kalah dari PLN Cosmo. Seandainya WPK Antam yang bermain belakangan dari Sumbar, bisa menang dengan selisih lebih dari tiga gol atas RAS FC Solo, maka WPK yang lolos ke fase knock out. Tapi diluar dugaan RAS FC Solo yang sebenarnya sudah tersingkir mampu menang 3-0.

Di babak 16 besar, tim asuhan Syafrianto Rusli ini akan bertemu juara Grup G, Bie The Great (BTG) Bekasi. Klub yang dimilliki perantau Minang asal Saning Baka Solok, Robie Murdani ini, tergolong tim tangguh.

Ketua AFD Sumbar, H. Yasman Yanusar mengaku beryukur tim Sumbar bisa lolos ke babak 16 besar, walau dengan langkah terseok-seok dan menghadapi persaingan ketat selama turnamen.

“Namun itulah pelajaran paling berharga yang kita petik di turnamen ini, Kita jadi bisa mengukur kekuatan kita jelang PON dan memberi jam terbang kepada pemain muda kita.”ucapnya, setelah Sumbar memastikan lolos ke perempatfinal.

Soal kans melawan Bie The Great, H. Yasman Yanusar berharap anak-anak Sumbar bisa bermain baik dan lolos ke semifinal, meski diakui tim lawan adalah tim tangguh.

“Sekadar referensi, BTG adalah juara antar klub turnamen Kit Fustalismo 2013 dan runner up Piala Rafhely Spec 2014 di Padang. Jadi lawan kita bukanlah tim sembarangan.”tambah Pak Haji.

Sementara pelatih Syafrianto Rusli, lebih menyoroti kekalahan timnya dari PLN Cosmo. Faktor lawan yang memang kelasnya diatas Sumbar, juga tak bisa dimungkiri. Selain itu tak bermainnya Randi “Akang” Satria, yang merupakan pemain senior sisipan untuk mendukung permainan Sumbar juga sedikit berpengaruh.

“Akang tak bisa main, karena disaat persamaan klubnya IPC Pelindo menggelar latihan disaat jam kita bermain. Kita tak bisa apa-apa. Tapi diluar absennya Akang, saya kira anak-anak sudah berusaha keras mengimbangi PLN Cosmo yang memang tim level atas dengan para pemain nasional dalam timnya.”ucapnya.

Soal kans melawan BTG di babak semifinal, Syafrianto menyebut peluang tetap fifty-fifty. Namun dia berharap Akang bisa bermain di babak 16 besar ini. “Kita berharap Akang bisa bermain, sehingga motivasi pemain muda kita bisa terangkat dengan kehadirannya.”tutup pelatih Lisensi A AFC Futsal ini. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*