Gedung Islamic Center Termegah Sumbar Akhirnya Diresmikan

Padang Panjang, Padang-Today.com – Ketua MPR RI Dr (H.C) Zulkifli Hasan, SE. MM meresmikan Masjid Islamic Center (IC) Kota Padang Panjang, Jum’at (9/2).Acara juga dihadiri oleh Ustad H. Zulkifli Muhammad Ali alias Ustad Akhir Zaman yang terkenal dengan tausyiahnya tentang hari kiamat, Anggota DPR RI H. M. Asli Chaidir SH, Walikota Padang Panjang Hendri Arnis, BSBA, Wakil Walikota Padang Panjang dr. Mawardi, Ketua DPRD Kota Padang Panjang Drs. Novi Hendri, Forkopimda, Plt. Sekdako Indra Gusnady, SE, M.Si, Kepala OPD Se-Kota Padang Panjang dan disambut bahagia ribuan masyarakat Padang Panjang.

Sebelum diresmikan, saat itu juga dilangsungkan Sholat Jumat pertama kali di IC tersebut.

Masjid ini merupakan Masjid terbesar se-Sumatera Barat (Sumbar) yang di bangun di masa jabatan Hendri Arnis dan Mawardi menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang.

Zulkifli mengatakan, sungguh mulia dan ucap syukur yang tak terkira dengan sebuah gedung yang megah telah hadir di Kota Padang Panjang ini.

“Sangat bersyukur sekali saya dapat hadir di masjid yang besar dan indah ini, apalagi saya mendapatkan amanah untuk meresmikan bangunan yang super megah ini,” ujar Zulkifli.

Zulkifli juga menambahkan, Padang Panjang merupakan Kota yang kental dengan keagamaan. Dibuktikan dengan banyaknya Pondok Pesantren serta sekolah keagamaan ditambah lagi dengan adanya bangunan megah Islamic Center ini.

Sumbar telah menjadi lentera bagi umat islam dari dulu hingga sekarang,

yang melahirkan pemuda – pemuda pejuang islam, salah satunya Padang Panjang, tambahnya.

Zulkifli berharap semoga IC ini dijadikan tempat sarana menimba ilmu bagi anak-anak serta dapat melahirkan pemuda yang hebat, karena tanpa ilmu tidak akan bisa maju.

Hendri Arnis menyampaikan berkat kerja keras dan dukungan dari masyarakat Padang Panjang “Alhamdulillah” pembangunan IC dapat terselesaikan walaupun masih banyak kekurangan.

“Sangat bersyukur sekali dengan selesainya pembangunan IC ini, semoga masjid ini bisa digunakan sebaiknya serta ada kelanjutan pembangunan untuk kedepannya,” ujar Hendri Arnis.

Hendri melanjutkan, IC ini merupakan wujud dari kesempurnaan julukan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekah yang nantinya akan digunakan untuk pusat keagamaan.

Untuk seluruh masyarakat Padang Panjang, berdirinya IC ini ramaikanlah dengan kegiatan positif. Meskipun IC masih ada kekurangan, tetapi sudah merupakan suatu kesempurnaan untuk Padang Panjang dengan julukan Kota Serambi Mekah, tutur Hendri Arnis.

“Saya berharap semoga IC ini dapat terus aktif dan ramai dengan banyak kegiatan positif dari masyarakat serta pondok pesantren,” harap Hendri Arnis.

Sementara itu, Ketua DPRD Padang Panjang Drs. Novi Hendri bersyukur, Alhamdulillah Kota Padang Panjang di tahun 2018 ini sudah menghadirkan satu bangunan megah yang akan menjadi tempat berkumpulnya umat islam di Sumbar.

Bagunan yang bernama Islamic Center (IC) ini dapat menampung ribuan jamaah, dan tentunya akan mewujudkan kegiatan yang besar yang berbau islami.

Novi Hendri memaparkan, kalau dilihat dari fisik bangunan IC ini sudah mencapai 90 persen dan juga sarana prasarana belum dilengkapai secara keseluruhan, seperti pintu, ormnamen, karpet dan peralatan lainnya belum lengkap.

“Lokasi sekitar ini belum dibenahi dengan sempurna nanti akan kita benahi seperti jalan taman dan lainnya akan kita siap kan tahun ini,” tutur Novi.

IC bukan hanya sebuah Masjid saja disini akan ada kajian islami dan kemudian kegiatan-kegiatan yang berbau islam tentunya.

Semoga semua tim yang telah dibentuk Pemerintah Kota dapat membuat IC dikenal oleh masyarakat luas, tambah Novi.

“Buatlah berbagai kegiatan yang akan membuat kita dikenal dengan baik, dan jadikanlah Islamic Center pusat islami di Sumatera barat tentunya,” tutup Novi.

Sedangkan salah seorang masyarakat Surya yang hadir saat itu mengatakan, bersyukur melalui pemko IC dapat menjadi harapan baru bagi umat islam di Sumbar bahkan didunia.

Berharap IC dapat menjadi bagian dari sebuah system yang akan memberikan jawaban persoalan-persoalan yang hadir di tengah umat baik fiqih maupun kontemporer, dan itu masyarakat membutuh kan sebuah lembaga yang akan menghilangkan dahaga-dahaga mereka dan IC adalah jawaban kebutuhan masyarakat.

“IC menjadi milik kita semua, semua golongan, bukan perorangan, siapapun boleh masuk tidak ada yang tidak boleh apalagi mereka yang mau beribadah disini,” Surya menyudahi.

Acara diakhiri dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua MPR RI bersama Walikota Padang Panjang.(*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*