Gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Zebra 2014 di halaman Polres padangpanjang

Kapolres Padang Panjang AKBP Djoni Hendra memeriksa kelengkapan kendaraan pertugas seusai pencanangan Operasi Zebra di halaman Polres setempat.

Kapolres Padang Panjang AKBP Djoni Hendra memeriksa kelengkapan kendaraan pertugas seusai pencanangan Operasi Zebra di halaman Polres setempat.

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Meski menegaskan akan melakukan penertiban terhadap masyarakat yang melanggar peraturan berlalu lintas tanpa pandang bulu, tetapi Kapolres Padangpanjang AKBP.Djoni Hendra, tidak ingin aturan itu hanya berlaku terhadap masyarakat saja. Buktinya, setelah pelaksanaan gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Zebra 2014 di halaman Polres setmpat, Rabu kemarin. Kapolres beserta jajaran melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat
kendaraan bermotor (Ranmor) personil yang akan bertugas.

Djoni Hendra mengatakan, pelaksanaan Operasi Zebra bertujuan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan menekan kesemrawutan pengendara kendaraan di jalan umum. Sasaran utama dalam Operasi Zebra kali ini, kata Djoni Hendra, penindakan dan penegakan hukum, diutamakan pengendara sepeda motor
yang tidak memakai helm dan melawan arus jalan.

“Karena itu kami mengimbau pengendara di jalan umum agar menggunakan helm dan tidak melawan arus jalan raya atau rambu-rambu lalu lintas,”
sebutnya.

Dikatakannya, personel di lapangan selain menegakkan hukum aturan lalu lintas di jalan raya, juga akan menerapkan pola preemtif dan preventif
kepada pengendara.

Kegiatan operasi ini akan digelar terbuka di sejumlah ruas jalan umum di kawasan perkotaan dan kecamatan. “Operasi ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, dalam rangka kepatuhan aturan berlalulintas dan ketertiban di jalan umum,” terang dia.

Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Reddy menyebutkan, Operasi Zebra yang akan dilakukan tersebut lebih diutamakan dengan sistem “hunting” dan “stasioner”.
“Razia akan lebih banyak secara hunting dari pada stasioner, sehingga bisa lebih maksimal menekan pelanggaran lalu lintas,” katanya.

Djoni Hendra mengatakan, pelaksanaan razia secara hunting itu juga akan lebih efektif dibandingkan dengan stasioner, mengingat pengendara yang sering melakukan pelanggaran.

“Kalau stasioner, pengendara lebih cenderung kabur setelah melihat ada pemeriksaan kendaraan oleh anggota kepolisian, sedangkan hunting anggota akan langsung menghentikan pengendara jika ada indikasi pelanggaran lalu lintas,” katanya.

Operasi Zebra tersebut akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan, dimulai 26 November hingga 9 Desember mendatang. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*