Gempa, Aktivitas Merapi Dipantau

merapi

Advertisements

Bukittinggi,PADANGTODAY.com -Beredar isu bagi warga kota Bukittinggi,Tanah Datar, Agam dan Padang Panjang yang menyebutkan bahwa peristiwa gempa bumi berskala 5,0 yang melanda Kabupaten Tanah Datar Pada Kamis (11/9) dinihari sekitar pukul 00.46 WIB tersebut terkait dengan  meningkatnya aktivitas Gunung Marapi.

Perihal itu diklarifikasi langsung oleh Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Sumbar, Warseno,bahwa kejadian gempa bumi tersebut merupakan gempa tektonik yang berkaitan dengan pergeseran lempeng di sesar Semangko atau Patahan Sumatera dan tidak ada hubungannya dengan aktivitas Gunung Marapi.

Warseno menjelaskan, saat ini Gunung Marapi masih berstatus waspada, dan tidak ada peningkatan status Gunung Marapi. Begitu juga dengan aktivitas Marapi saat ini masih dalam keadaan normal, tidak ada menunjukan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.

Dari catatan Pos PGA Marapi Sumbar, aktivitas Marapi pada Kamis 11 September 2014 mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, hanya mendeteksi 25 kejadian gempa tektonik lokal, yang dua diantaranya terasa berskala III hingga IV MMI (Modified Mercally Intensity).

Dalam rentang waktu tersebut tidak terekam adanya aktivitas Gunung Marapi, hanya saja terlihat asap putih tipis selama sekitar satu jam di puncak Marapi dengan ketinggian sekitar 50 meter pada Kamis pagi, dan itupun memiliki tekanan yang lemah.

“Jadi isu yang berkembang pada masyarakat awam menyebutkan bahwa gempa di Tanah Datar itu terkait dengan aktivitas Marapi, itu tidak benar dan merupakan isu yang menyesatkan. Hingga saat ini, aktivitas Gunung Marapi masih normal dan sama sekali tidak terpengaruh dengan kejadian gempa tektonik itu,” tutur Warseno (doni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*