Genap 10 Bulan BI Pertahankan Suku Bunga 7,5 persen

10-bulan-bi-pertahankan-suku-bunga-acuan-75-persen
PADANGTODAY.com-Hasil Rapat Dewan Gubernur pada Kamis (14/8) mempertahankan suku bunga acuan 7,5 persen. Selain itu, Suku Bunga Fasilitas Pinjaman (Lending Facility) masih dipatok 7,5 persen, sedangkan Suku Bunga Fasilitas Deposit (Deposit Facility) juga tetap berada di 5,75 persen.

Advertisements

Genap 10 bulan, BI rate 7,5 persen dipertahankan bank sentral, sehingga melanjutkan periode pengetatan likuiditas di pasar keuangan Tanah Air.

Gubernur BI Agus Martowardojo menegaskan, pihaknya melihat target inflasi tahunan 4,5 persen +- 1 persen harus dijaga bagaimanapun caranya.

“Kebijakan itu konsisten untuk mengarahkan inflasi pada sasaran 4,5 +- 1 persen, dan menurunkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat,” ujarnya selepas rapat di Kantor Pusat BI.

Bank sentral mengakui data defisit transaksi berjalan triwulan II 2014 meningkat di luar ekspektasi, mencapai USD 9,1 miliar atau setara 4,27 persen dari Produk Domestik Bruto. Padahal pada triwulan I 2014, defisit transaksi sebesar USD 4,2 miliar atau pada saat itu 2,5 persen terhadap PDB,

BI cenderung rileks, lantaran ini pola musiman saban triwulan II ketika banyak perusahaan melakukan repatriasi modal. Kinerja impor juga biasa meningkat di pertengahan tahun.

“Itu adalah musiman. Kalau kita bandingkan dengan tahun lalu, triwulan II 2013, itu adalah USD 10,1 miliar dan itu sepadan 4,47 persen dari PDB. Jadi kami melihat bahwa kondisi transaksi berjalan masih lebih baik,” kata Agus.

Suku bunga acuan pernah bertahan di rekor tertinggi 12,75 persen selama lima bulan berturut-turut, yaitu 6 Desember 2005 hingga 5 April 2006.

Sementara level terendah BI Rate yang pernah dicapai adalah 5,75 persen, bertahan cukup lama antara Februari 2012 sampai Mei 2013. Gubernur BI saat itu, Darmin Nasution, dikenal memiliki visi kebijakan suku bunga harus moderat dan berpihak pada dunia usaha.(dil/**)