Genius Umar Paparkan Program Unggulan Kota Pariaman

Padang-today.com___Pembangunan di daerah harus sinkron dengan pembangunan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Walikota Pariaman Genius Umar ketika memaparkan program unggulan pemerintahan Kota Pariaman, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan Pembangunan Gubernur Sumatera Barat, dengan Walikota dan Bupati se Sumatera Barat, bertempat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Kamis (7/2).

“Seyogyanya perencanaan pembangunan yang ada di daerah, mesti merujuk dari perencanaan pembangunan yang ada di provinsi dan di pusat, sehingga, terciptanya sinkronisasi dan berkesinambunganya perencanaan pembangunan daerah, provinsi dan pusat,” kata Genius.

Pada pemaparanya Genius Umar yang belum genap 4 bulan memimpin Kota Pariaman, menjelaskan tentang apa saja program-program unggulan yang sudah dilakukan dan yang akan segera dilaksanakan, sesuai dengan program, visi dan misinya, serta janji kampanye ketika maju pada Pilkada Kota Pariaman 2018 yang lalu.

“Kami mempunyai program Wajib Belajar (Wajar) 12 tahun, yang sudah dimulai pada pemerintahan sebelumnya di tahun 2013, dan untuk saat ini, karena urusan SMA/SMK berada di provinsi, kami sedang membuat regulasi dan mekanisme, agar dapat kembali melanjutkan hal ini, dengan mensubsidi siswa SMA/SMK asal Kota Pariaman, ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, selain itu kami juga melanjutkan Bus Sekolah Gratis”, kata dia.

Kami juga telah membuat MoU dengan PNP dan Politeknik ATI Padang untuk menyekolahkan pelajar kota pariaman yang tidak mampu, dengan program Satu Rumah Satu Sarjana, dimana di tahun 2018 yang lalu ada 19 mahasiswa yang kita bantu pembayaran biaya kuliahnya di Politeknik Negeri Padang (PNP) dan di tahun 2019 ini, kita rencanakn mengirim sebanyak 50 mahasiswa, yang biayanya SPP nya ditanggung oleh Pemko Pariaman sampai tamat.

Dalam bidang perencanaan pembangunan fisik, Kota Pariaman telah mulai membangun Water Front City, sepanjang 500 Meter di muaro pariaman, dan kedepan kami akan merevitalisasi seluruh sungai yang ada di Kota Pariaman, dengan konsep tersebut, dan hal ini membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Untuk tahun 2019 ini, kita juga mendapat dana CSR dari PLN, untuk membangun dan merevitalisasi sungai yang ada di belakang kantor PLN cabang Pariaman. Kami kemaren juga melihat tingginya tingkat abrasi di sepanjang sungai batang mangor, dan perlunya segera dilakukan revitalisasi”, ujarnya.

Pemko Pariaman saat ini juga sedang memulai pembangunan Pariaman Youth Centre, dimana disini nantinya akan dibangun sarana dan prasarana untuk kegiatan kepemudaan, baik dibidang olahraga, kesenian, kebudayaan, literasi dan keagamaan. Tahun 2019 ini juga akan dimulai proses pembangunan GOR, untuk persiapan Kota Pariaman menjadi tuan rumah Porprov tahun 2022 mendatang.

“Selain itu, kita juga mulai pembangunan jalan jalur lingkar timur pariaman, dan jalur jalan ke Bandara International Minangkabau (BIM), dimana untuk jalan dibatas Kota Pariaman, Sunur, jalanya sudah 9 meter, sedangkan jalan yang dilewati di wilayah kabupaten Padang Pariaman masih kecil, dan perlunya peran Provinsi untuk melobi serta membantu hal ini”, tuturnya.

Untuk Pembangunan Pasar Pariaman sendiri, dimana telah dibantu oleh Gubernur Sumbar melobi Menteri PU dan Menteri Perdagangan ke Kota Pariaman, dan setelah mereka datang dan melihat kondisi pasar pariaman, alhamdulillah, tahun 2019 ini, pasar pariaman akan dibangun melalui dana APBN, ulasnya.

Genius Umar juga memaparkan tentang bagaimana Pariwisata menjadi sektor unggulan, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan untuk tahun 2019 ini, Kota Pariaman mempunyai 46 kalender event pariwisata, dimana launchingya kemaren dilakukan oleh Kepala Dispora Provinsi Sumbar, Adib Alfikri, akhir Januari kemaren.

“Dari 46 Kalender event tersebut, ada yang dibiayai oleh APBD, dan ada yang swadaya, dan sebagian event diadakan oleh komunitas yang ada di Kota Pariaman, untuk itu agar Provinsi Sumbar juga dapat mempromosikan kalender event Kota Pariaman ini, sekaligus membantu pembiayaan event yang dilakukan oleh komunitas-komunitas ini, yang tidak dibiayai oleh APBD Kota Pariaman”, terangya.

Untuk Bidang kesehatan, saat ini Pemko Pariaman sedang mendata, dimana di setiap desa dan kelurahan, kita akan subsidi masyarakat dalam pembayaran premi BPJSnya, melalui dana desa dan APBD, dan apabila ada kegiatan yang sama di provinsi, agar Pemko Pariaman mendapatkan program ini, pintanya.

Untuk itu, diakhir pemaparanya, Genius Umar meminta kepada Gubernur Sumatera Barat, agar dapat menarik program dan kegiatan yang ada di pusat, ke daerah, karena Gubernur, sebagai perpanjangan tangan Presiden RI, dapat mengajukan apa saja yang diperlukan dan dibutuhkan daerah, tutupnya.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, menyambut baik apa yang sudah dilakukan dan pemaparan dari Walikota Pariaman, yang ia anggap cepat tanggap dan cekatan dalam memimpin daerahnya.

“Kami sangat senang sekali dengan semangat Walikota Pariaman, Genius Umar, yang sesuai dengan namanya, Genius dalam mengkonsep dan menjadikan daerahnya lebih maju dan saat ini menjadi daerah destinasi wisata favorit yang ada di Sumbar”, jelasnya.

Irwan Prayitno juga akan berusaha mengakomodir seluruh kegiatan dan program yang telah dipaparkan, dan memberikan waktu 1 bulan bagi SOPD Provinsi Sumbar yang dipimpinya, untuk berkoordinasi dengan pihak Pemko Pariaman, dalam mewujudkan apa saja yang telah dipaparkan oleh Genius Umar, imbuhnya. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas