Gerakan Sedekah Mingguan Diluncurkan

Launching-(dari kiri ke kanan) Ketua Puskomda Sumbar, Rusef, Branch Manager DDS, Musfi Yendra, Asisten II Pemerintah Kota Payakumbuh, Amriul Datuak Karaing, Tokoh Agama, Buya Mas'oed Abidin, dan Direktur Politani Payakumbuh, Gusmalini secara simbolik meluncurkan Program Gerakan Sedekah Mingguan, Kamis (4/9). (winda)

Launching-(dari kiri ke kanan) Ketua Puskomda Sumbar, Rusef, Branch Manager DDS, Musfi Yendra, Asisten II Pemerintah Kota Payakumbuh, Amriul Datuak Karaing, Tokoh Agama, Buya Mas’oed Abidin, dan Direktur Politani Payakumbuh, Gusmalini secara simbolik meluncurkan Program Gerakan Sedekah Mingguan, Kamis (4/9). (winda)

Payakumbuh, PADANGTODAY.com – Bertepatan dengan pembukaan acara Forum Silaturahmi Dakwah Kampus Daerah (FSLDKD) IX Sumatera Barat, “Gerakan Sedekah Mingguan” diluncurkan. Acara bertemakan “Gelora Semangat LDK Menuju Sumbar Madani” ini merupakan forum pertemuan mahasiswa utusan dari LDK berbagai perguruan tinggi di Sumbar.

“Ada 180 utusan dari 18 LDK perguruan tinggi di Sumbar,” terang Ketua Pusat Komunikasi Daerah (Puskomda) FSLDK Sumbar, Rusef, Kamis (4/9).

Ke-18 perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Bung Hatta, IAIN Imam Bonjol, STAIPIQ, STIE Dharma Andalas, Politeknik Negeri Padang, UPI YPTK, Tamsis, ATIP, STKIP PGRI, STIT SB Pariaman, STKIP YDB LA, UMMY Solok, Diniyah Putri, STAIN Batusangkar, STAIN Bukittinggi, dan Politani Payakumbuh.

Diterangkan Rusef, acara yang digelar di Politani Payakumbuh Kamis-Sabtu (4-6/9) merupakan forum silarurahim yang diadakan setiap tahun. Adapun tujuan dari pertemuan tersebut adalah menyatukan gerakan untuk menggerakkan dakwah kampus guna menciptakan generasi muda sumbar yang rabbani dan turut serta turun ke masyarakat mengentaskan setiap persoalan yang ada. Sesuai dengan tema acara FLDKD IX “Gelora Semangat LDK Menuju Sumbar Madani”. Generasi muda yang cerdas berkualitas serta berkarakter tentu akan dengan segera mewujudkan Sumbar madani.

“Alhamdulillah, banyak yang spesial pada forum ke-9 ini, salah satunya adalah peluncuran program sedekah mingguan bersama Dompet Dhuafa Singgalang,” katanya.

Diterangkan oleh Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra, Gerakan Sedekah Mingguan bertujuan mengentaskan kesulitan anak-anak ekonomi lemah untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Selain itu, juga untuk menyikapi keterbatasan pendanaan kegiatan keislaman di kampus yang dijalankan oleh mahasiswa.

“Gerakan Sedekah Mingguan” ini dilakukan dalam bentuk mahasiswa bersedekah Rp5000 setiap hari Jumat secara bersama. Ada pengelola yang mereka sepakati di masing-masing kampus. Untuk tahap awal gerakan ini menargetkan diikuti oleh 1000 orang mahasiswa dari berbagai kampus di Sumatera Barat. Sehingga sebulan bisa mengumpulkan dana Rp20.000.000. Setahunnya jika gerakan ini konsisten mencapai Rp240.000.000.

Program itu diluncurkan bersama dengan Asisten II Pemko Payakumbuh, Amriul Datuak Karaing, Kabag Kesra Pemko Payakumbuh, Pembina LDK dan Direktur Politani Unand, Gusmalini. Mereka turut mendukung gerakan sederhana ini.

Diharapkan, gerakan ini dapat menjadi aksi masif para mahasiswa demi kepedulian kepada sesama. Masih banyak sekali anak-anak muda seusia mereka tidak dapat melanjutkan pendidikan karena ketidakadaan biaya.

Banyaknya permohonan bantuan yang masuk ke Dompet Dhuafa Singgalang menunjukkan bahwa mereka yang berekonomi lemah tetap ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. “Kegigihan mereka tentu harus kita sambut baik,” tegas Musfi.

Untuk itu, Dompet Dhuafa Singgalang melibatkan mahasiswa untuk turut peduli terhadap nasib rekan-rekan mereka. Mewujudkan pendidikan yang merata memang mesti melibatkan berbagai pihak. Gerakan para mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi pembakar semangat bagi pihak lain untuk lebih peduli akan pendidikan tinggi. (rel/ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas