Gubernur Irwan Prayitno: Budaya Sosial Capital Perlu Kita Kembangkan Untuk Kemajuan Sumbar

DSC_1768
Pekan Nuzul Qur’an di Desa Marunggi Pariaman

Marunggi Pariaman, PADANGTODAY.com- Kegiatan Pekan Nuzul Qur’an merupakan murni kegiatan swadaya masyarakat yang dikelola oleh Remaja Masjid Raya Marunggi (Risma) serta dukungan tokoh masyarakat dan kepala desa. Hal ini patut menjadi kebanggaaan kita dan pemerintah perlu mendukung hal-hal semacam ini, sehingga kegiatan kemasyarakat seperti akan mampu memberikan peran dalam pembangunan di desa dan nagari.

Ini disampaikan Gubernur Irwan Prayitno ketika membuka secara resmi Pekan Nuzul Qur’an Semi dan Dakwah 2015 tingkat Qori-Qoriah se Sumatera Barat di Desa Marunggi Kota Pariaman, Rabu malam (1/7). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Jenius Umar,S.Sos.MSi, Camat, Kepala Desa, Tokoh masyarakat serta beberapa orang Mahasiswa KKN Unand.

Lebih jauh Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, keberhasilan dan pengembangan pembangunan itu dapat menjadi multi efek yang hebat, jika masyarakat ikut serta memberikan kontribusi dalam kemajuan pembangunan itu sendiri. Hari ini kita senang dan memberikan apresiasi atas kemauan generasi muda mengelo kegiatan Pekan Nuzul Qur’an ini sebagai kegiatan posistif dalam meningkatkan iman dan taqwa di bulan Ramadhan ini.

Sekaligus ini merupakan siar agama yang baik dalam menumbuh kembangkan kepribadian yang Islami di kalangan generasi muda dan masyarakat di Desa Marunggi. Kegiatan yang telah dilakukan sejak tahun 2011 ini tentunya telah memberikan kontribusi dan kemajuan yang baik bagi pekembangan di daerah ini.

Apa lagi kegiatan ini dikelola oleh para generasi muda berbakat. Kita akan terus mendorong dan mengajak generasi terus beraktifitas dalam meningkatkan pembangunan masyarakat. Selama ini kita telah banyak contoh para tokoh-tokoh politik, pejabat, pengusaha yang sukses awalnya orang -orang ini tekun dan giat sebagai aktifis.

Generasi muda yang selalu bergerak sebai aktifis memiliki kemampuan yang kuat dalam mengelola kehidupan untuk menjadi lebih baik, berorganisasi merupakan jalan mengembangkan kreatifitas dan nilai-nilai solidaritas diri terhadap masyarakat dan pelaksanaan pembangunan itu sendiri, ujarnya,

Irwan Prayitno juga menyampaikan, hal-hal positif seperti hendak dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain di daerahnya masing-masing. jangan hanya menunggu bantuan dan perhatian dari pemerintah saja, karena dalam kondisinya penyelenggaan pemerintah ada kebatasan baik dalam pendanaan maupun dalam memberikan pelayanan pembangunan masyarakat.

Kita amat yakin dengan kekuatan sosial capital masyarakat ini, jika berkembang dengan baik di Sumatera Barat tentunya ini akan memberikan dampak yang hebat dalam kemajuan pembangunan Sumatera Barat hari ini dan ke depan. Inilah sebenarnya yang merupakan karakter dan nilai-nilai kemasyarakat Minang yang perlu kita hidupkan dan tumbuhkan kembali.

Semangat bergotong-royong, ba doncek, saling membantu, dalam memajukan daerah masing-masing tentunya menjadi sesuatu budaya dan nilai-nilai sosial masyarakat kita di Sumatera Barat sejak dari dahulunya, ungkapnya.

Wakil Walikota Jenius Umar dalam kesempatan itu menyampaikan, kegiatan pekan Nuzul Qur’an ini merupakan sesuatu yang baik dalam kemajua siar agama dan mengembangan silturrahmi masyarakat untuk berkumpul dan berlomba.

Kita juga berharap kegiatan ini dapat sebagai filter dalam prilaku penyakit masyarakat, narkoba, pornografi, dan penyakit malas masyarakat.

Saat ini pemko Pariaman, telah melahirkan kebijakan Magrib Mengaji dan belajar malam secera terukur dalam memajukan kemampuan generasi muda dalam bidang pendidikan dan keagamaan, katanya.

Suasana acara akhirnya ditutup dengan tradisi ba doncek diantara masyarakat dalam mendukung keberlangsungan acara ini. (admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas