Ia berharap UNBK tingkat SMP yang dilaksanakan oleh SMPN 2 Padang Panjang itu bisa menjadi contoh bagi sekolah yang ada di daerah itu dan Sumbar serta Indonesia. “Semoga daerah lain bisa melaksanakan UNBK yang dilaksanakan oleh SMPN 2 ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Padang Panjang, Desmon mengatakan UNBK yang dilaksanakan di SMPN 2 tersebut diikuti sebanyak 148 orang. Ia menambahkan, ujian berbasis komputer tersebut untuk SMPN 2 sudah dilaksanakan sebanyak dua kali. “Pertama dilaksanakan pada tahun ajaran 2014/2015 dan yang kedua tahun ini,” ujarnya.

Pelaksanaan UN CBT itu, tambahnya, merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengurangi resiko kebocoran soal. Pelaksanaan UN CBT itu juga tergantung dari kesiapan sekolah yang bisa menyediakan sarana dan prasarana komputer selama pelaksanaan UN.

“SMPN 2 dari segi peralatan sudah memadai sebagaimana tahun sebelumnya,” lanjutnya. Pada ujian nasional berbasis komputer atau CBT, siswa akan mengerjakan soal ujian dengan menggunakan komputer yang akan berlangsung 9 sampai 12 Mei 2016. (*)