GUBERNUR: TTG DIBUAT MAHASISWA UBH UPAYA PENINGKATKAN PRODUKSI DI SUMBAR

 

Padang-today.com – Gubernur Sumbar,Irwan Prayitno bangga terhadap 60 mahasiswa-mahasiswa Universitas Bung Hatta yang hari ini menampilkan hasil penelitian Teknologi Tepat Guna, sebagai upaya meningkatkan produksi lokal di Provinsi Sumatera Barat.

“Setahu saya baru Universitas Bung Hatta yang melakukan penelitian dan pengembangan Teknologi Tepat Guna sebagai sebuah kreatifitas mahasiswa dalam mencari solusi dan perbaikan mutu produksi sesuai dengan kebutuhan yang terjadi saat ini ditengah-tengah masyarakat dalam era pasar bebas Asean,”kata Gubernur Irwan Prayitno ketika membuka secara resmi Seminar Nasional Teknologi Tepat Guna, di Padang.

60 karya itu tentu sesuatu yang membanggakan, bagaimana teknologi tepat guna bermanfaat bagi masyarakat bukan sekedar penelitian untuk lulus semata.

“Kita juga pernah melihat pameran Teknologi Tepat Guna dimana ada alat sederhana tapi terasa membantu produksi petani, apakah membersihkan lidi kelapa, serabut dan lain-lain yang menandakan teknologi tepat guna memberi solusi untuk membuat hasil kerja lebih baik dan cepat,”ujar Irwan Prayitno.

Ia menjelaskan,kegiatan Seminar Teknologi Tepat Guna untuk Pengembangan dalam Era Pasar Bebas Asean di Universitas Bung Hatta, merupakan sebuah inisiatif yang baik dan patut di apresiasi.

Untuk itu, mahasiswa harus berpikir aplikatif, karena sangat banyak peluang mahasiswa teknologi di Sumbar untuk bangun hal-hal yang aplikatif. Namun untuk mewujudkan aplikatif itu, perlu adanya inovasi,”katanya.

Dari pihak kampus harus mendorong mahasiswanya untuk aplikatif. “Karena teknologi ini bisa diterapkan di industri, pertanian, dan lainnya,”imbuh Irwan Prayitno.

Sementara itu, Rektor Universitas Bung Hatta, Dr. Azwar Ananda mengatakan, ke depan yang perlu dilakukan ialah supaya hasil temuan para mahasiswa yang dituangkan ke dalam skripsi akan diimpelementasikan.

“Namun, juga adanya dukungan dari pemerintah yang dibuat maupun dihasilkan mahasiswa,”katanya.

Di Universitas Bung Hatta ini saja sangat banyak teknologi yang ditemukan oleh mahasiswanya. Seperti pemanfaatan uap tebu, mobil listrik, dan banyak yang lainnya.

“Cuma, yang dimanfaatkan bisa dikatakan hanya sebagian kecilnya saja,” ungkap Azwar Ananda.

Menurutnya, agar skripsi para mahasiswa tidak hanya tersimpan di rak buku perpustakaan.

Dari pihak kampus juga akan mengupayakan suatu cara, agar temuan itu satu persatu bisa dipilih untuk dijadikan tekonologi tepat guna.

Ia menyebutkan, salah satu tujuan Seminar Teknologi Tepat Guna untuk Pengembangan dalam Era Pasar Bebas Asean yang digelar hari ini, sebagai tempat pertukaran pikiran dan ide, antara mahasiswa, dosen, dan peneliti.

“Mungkin selama ini para mahasiswa belum menemukan ide yang cemerlang. Sehingga perlu adanya diskusi terkait teknologi ini,”imbuhnya.(der)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*