H-1 Lebaran, Pemko Perketat Pengawasan di Pasar Pusat

Padangpanjang, TODAY–Memasuki H-1 Hari Raya Idul Fitri Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang di kawasan Pasar Pusat setempat perketat sejumlah peraturan yang diterapkan di masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Sabtu (23/05).
Walikota Padangpanjang Fadly Amran BBA Datuak Paduko Makano diwakili Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, AP, M.Si bersama Tim Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota kota itu melakukan penertiban terhadap masyarakat yang masih melanggar sejumlah aturan yang berlaku pada masa PSBB.
“Meski di masa perpanjangan PSBB ini terdapat ada perubahan aturan yang mengarah dispensasi bagi pedagang, bukan berarti memngabaikan protokol kesehatan dalam penanganan pengentasan pandemi Covid 19,” ujar Sonny.
Sonny mengatakan, pemerintah tidak akan pernah bosan melakukan pengawasan terhadap aturan PSBB guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona di kota berjuluk Serambi Mekkah itu. Terkhusus pembatasan aktivitas masyarakat sebagai mana telah digariskan.
“Diantaranya terhadap masyarakat yang masuk ke pasar tidak menggunakan masker, akan ditegur dan disuruh putar balik. Kalau yang berboncengan penumpangnya diturunkan ditempat, kalau untuk kendaraan roda empat isinya tidak boleh lebih dari 50 persen,” tegas Sonny.
Lebih lanjut dijelaskannya, mobil yang berplat nomor polisi luar Sumbar tidak dibenarkan memasuki kawasan Pasar Pusat Padangpanjang. Kecuali yang bersangkutan bisa menunjukan identitas ber KTP Padangpanjang.
Disebutkan Sonny, tim gabungan dalam aksi penertiban tersebut meninjau titik akses masuk ke pasar, dan melihat kondisi jual-beli yang ada di dalam pasar mulai dari lantai 1 hingga lantai 3.
“Bagi masyarakat yang ditemui masih belum menggunakan masker itu ditegur, sambil mensosialisasikan bahaya dari Covid-19. Setelah itu baru diberikan masker kepadanya,” ucapnya.
Pemko bersama tim gabungan tetap menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol covid-19. Supaya tetap menerapkan sosial distancing, hindari kontak fisik, pakai sarung tangan bagi pedagang dan sering cuci tangan pakai sabun. (nfo/ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas