H. Febby Datuk Bangso, Ketua Umum Forum Bumdes Indonesia: Setelah Insfrastruktur, Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

H. Febby Datuk Bangso, Staf Khusus Kebijakan Strategis Kemendes PDTT

Padang, PADANG-TODAY.com-Ketua Umum Forum Bumdes Indonesia H. Febby Datuk Bangso mengatakan, kehadiran Dana Desa sangat benar manfaatnya bagi desa (di Sumbar, disebut Nagari) dan masyarakatnya. Selama 2015 – 2017 saja, kata tokoh muda asal Sumatera Barat ini, banyak sarana dan prasarana yang sudah dibangun. Pembangunannya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan dimaksud, jalan desa, jembatan, pasar desa, Bumnag, tambatan perahu, air bersih, MCK, Polindes, irigasi, sarana olahraga, drainase, Paud, Posyandu dan sumur, untuk rakyat.

“Sarana tersebut dibangun agar memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengembangkan diri,” kata Datuk Febby, sapaan akrab lelaki low profil ini, awal 2019.

Menurutnya, satu tahapan besar sudah dilakukan. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sudah menggelontorkan banyak dana untuk percepatan pembangunan. Selama 2015-2018, sudah didistribusikan dana untuk pembangunan melalui Dana Desa sebesar Rp Rp 187,65 triliun.

Dana Desa digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Sasarannya untuk perbaikan pelayanan infrastruktur dasar bagi warga desa serta meningkatkan ekonomi produktif yang digerakan oleh Bumnag

Pada tahun 2019, pemerintah pusat mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp 73 triliun. Dibandingkan anggaran yang diberikan untuk desa, sejak 2015, maka anggaran tahun ini jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Datuk Febby, berdasarkan Permen No. 16 Tahun 2018 yang diterbitkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Eko Putro Sandjojo, Dana Desa memiliki beberapa prioritas yang diharapkan agar desa memiliki arah dan pandangan mengenai pemanfaatan Dana Desa tersebut.

Prioritas dimaksud, membiayai pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat desa, yang dapat digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan prioritas yang bersifat lintas bidang (kesehatan masyarakat, pendidikan dan kebudayaan, transportasi, ekonomi serta berbagai bidang lainnya).

Harapannya agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Desa berupa peningkatan kualitas hidup, peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik di tingkat Desa.

Dana Desa bisa juga digunakan untuk peningkatan kualitas SDM yang berada di desa. Peningkatan pelayanan publik di tingkat desa, meliputi penyediaan air bersih dan sanitasi, pemberian makan tambahan untuk bayi dan balita, hingga pelatihan pemantauan perkembanguan kesehatan ibu hamil atau ibu menyusui serta beberapa kegiatan lainnya. Sarana olahraga desa, penangganan masalah kemiskinan dan pengangguran, menciptakan lapangan kerja baru. *

  1. Capaian Pembangunan Infrastruktur di Nagari, Tahun 2015-2017
    1. Jalan Desa 1.925.731 M
    2. Jembatan 19.603 M
    3. Pasar Desa 143 Unit
    4. Bumdes 70 Unit
    5. Pengerasan Tanah 106 Unit
    6. Air Besih 1.552 Unit
    7. MCK 106 Unit
    8. Polindes 162 Unit
    9. Tambatan Perahu 17 Unit
    10. Embung 14 Unit
    11. Irigasi 1.356 Unit
    12. Sarana Olahraga 48 Unit
    13. Drainase 114.760 M
    14. PAUD 1.119 Unit
    15. Posyandu 182 Unit
    16. Sumur 20 Unit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas