Hari Nusantara Nasional, Kota Pariaman Gelar Rapat Koordinasi

Padang-today.com__Dalam rangka persiapan Hari Nusantara Nasional Tahun 2019 di Kota Pariaman Walikota Pariaman Genius Umar bersama dengan Instansi terkait mengadakan Rapat Koordinasi di Aula Balaikota Pariaman yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora dan juga FORKOFIMDA yang ada di Kota Pariaman, kemaren.

Rapat ini diadakan bertujuan untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Kelautan, Pemanfaatan, Kelestarian dan Perlindungan Serta Pengelolaan Wilayah Laut dan Lingkungannya secara terpadu, serasi, efektif dan efisien.Dalam rapat tersebut dibahas tentangn bermacam kegiatan yang akan dilaksanakan sebelum puncak acara diadakan dan dihari puncak acara diadakan.

Walikota Pariaman Genius Umar menyatakan rapat  yang diadakan ini adalah rapat pendahuluan terkait dengan SK dari Kemenko Maritim yang telah menetapkan Kota Pariaman sebagai tuan rumah untuk diadakannya Hari Nusantara Nasional Tahun 2019, dan biasanya Presiden Republik Indonesia juga selalu hadir di acara ini.

Menurut beliau “Kalau Presiden yang datang ke Kota Pariaman untuk menghadiri acara ini berarti acara ini adalah acara yang besar sekali yang harus kita persiapkan sedini mungkin agar hari nusantara nasional tahun 2019 ini bisa berjalan lancar dan sukses di Kota Pariaman”.

“Untuk acara sebesar ini kita tidak bisa sendiri untuk melaksanakannya, untuk itulah kita akan bawa forum ini ke Provinsi Sumatera Barat dan membuatkan SK Tim Daerah yang akan menjadi panitia karena SK untuk TIM Pusat sendiri telah ada,  jadi banyak hal yang harus kita lakukan dan persiapkan karena di hari nusantara nasional ini berbagai kegiatan banyak yang akan kita adakan”, jelasnya.

Untuk kegiatan-kegiatan yang akan diadakan pada acara hari nusantara nasional yang rencananya akan diadakan pada tanggal 09 s/d 13 Desember 2019 nanti diantaranya adalah ,

  1. Menggelar Expo yang dimulai tanggal 09 Desember 2019
  2. Indonesian Naval Ultraswim
  3. Pentas Hiburan Rakyat
  4. Karnaval Pakaian Daerah
  5. Lomba Aneka Masak Ikan
  6. Bersih-bersih Pantai
  7. Penyuluhan pada nelayan dan simpas nelayan
  8. Penanaman dan transplatasi terumbu karang
  9. Pelepasan Tukik
  10. Bakti Sosial seperti pengobatan/pelayanan kesehatan/pengobatan, operasi bibir sumbing

Kemudian kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari puncak acara adalah mengadakan Parade Kapal Hias, Atraksi Terjun Payung, Simulasi Pembebasan Sandra ,Penampilan marching Band, dan Mancing Mania

Genius Umar juga melanjutkan bahwa dihari Nusantara Naional Tahun 2019 ini ada juga beberapa proyek-proyek besar yang di Kota Pariaman dan juga Sumbar yang akan diresmikan, jadi semuanya dipusatkan di Kota Pariaman sehingga hikmah bagi beliau sebagai tuan rumah hari nusantara nasional akan bisa mengangkat branding Kota Pariaman sebagai Kota tujuan wisata dan juga bagian untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan birokrasi kita untuk mampu melakukan acara-acara nasional seperti ini.

Beliau berharap nantinya acara ini berjalan lancar dan sukses, sehingga Kota Pariaman akan semakin dikenal di daerah luar. (syafrial suger)—————————–

Kota Pariaman, Khazanah__Gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kemiskinan Daerah, Pemko Pariaman undang TNP2K Jakarta sebagai Narasumber. Hadir Staf Unit Advovasi Daerah, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Edi Safrijal, dari Jakarta, yang memaparkan bagaimana program dan langkah dari pemerintah dalam mengatasi kemiskinan di daerah.

“Kemiskinan merupakan permasalahan utama pembangunan yang harus segera diatasi karena menyangkut harkat dan martabat warga negara, sehingga penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara sinergis, sistematis, dan berkelanjutan”, ujarnya ketika memberikan arahan di ruang rapat Balaikota Pariaman, kemaren.

Data kemiskinan memiliki peran sentral dalam menentukan efektifitas program penanggulangan kemiskinan yang memerlukan updating secara periodik dalam hal menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat miskin.

“Pemerintah pusat telah banyak mengucurkan dana dan program dalam program pengentasan kemiskinan, tetapi terkadang data penerima bantuan tersebut belum terkoordinasi dengan baik antar lembaga dan instansi, sehingga sering terjadi tumpang tindih penerima bantuan”, ungkapnya lebih jauh.

“Karena itu perlu adanya basis data terpadu antar instansi yang ada, seperti Dinas Sosial, Dinas Perindagkop dan UKM Bagian Kesra, Bappeda, dan instansi lainya, mereka mesti mengutamakan program kepada masyarakat yang telah terdata di basis data terpadu tersebut”, tutupnya.

Rakor Kemiskinan Daerah Kota Pariaman 2019 ini mengambil tema “Pemanfaatan Basis Data Terpadu Program Penanggulangan Kemiskinan Daerah”, dengan Bappeda sebagai leading sektornya.

Rakor ini dipimpin oleh Sekretaris Bappeda Kota Pariaman, Adi Junaidi, dengan dari seluruh stakeholder terkait yang ada di jajaran Pemko Pariaman.

Adi Junaidi berharap, dengan adanya Rakor Kemiskinan Daerah ini, Pemerintah Kota Pariaman mempunyai satu data dalam mengambil kebijakan terhadap pengambilan keputusan program pengentasan kemiskinan dengan berlandaskan kepada Basis data terpadu yang ada.

“Untuk perlunya pemahaman dari beberapa stakeholder yang ada, agar dapat mempedomani kepada basis data terpadu yang telah kita miliki. Dengan demikian, bantaun dan program pengentasan kemiskinan ini, akan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih lagi nantinya”, ulasnya mengakhiri. (syafrial suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas