Hari Pertama Pemberlakuan Perubahan Arus lalu lintas di kota Batusangkar Banyak Pengendara Kebingungan

atur-lalulintas
Tanahdatar, Padang-today.com- Rabu (2/09) merupakan hari pertama di diberlakukannya perubahan arus lalu lintas di dalam kota Batusangkar.

Perubahan arus yang cukup signifikan ini berlaku di dalam kota Batusangkar dengan petunjuk rambu-rambu lalu lintas yang yang baru dan melibatkan anggota Sat Lantas Tanah Datar dan dinas Perhubungan Tanah Datar di setiap sudut dan persimpangan kota.

Pada hari pertama ujicoba pemberlakuan arus baru ini terlihat banyak masyarakat masih bingung, terutama pengendara kendaraan pribadi maupun motor, terlihat beberapa kendaraan terutama roda dua yang terbiasa melewati jalur yang setiap hari mereka lewati ternyata telah di pasangi tanda Porboden (larangan masuk).
Perubahan arus yang berkonsep satu arah untuk semua jalan utama mengitari pusat kota.

Dilain pihak berdasarkan pengamatan Padang-today.com dilapangan terlihat rambu-rambu ganda yang membuat bingung masyarakat, misalnya di salah satu simpang pertigaan kota dari arah pincuran tujuh menuju kota petunjuk belok kanan yang baru terlihat jelas, sementara masih ada rambu-rambu dengan tulisan lurus jalan terus di pertigaan tersebut dan di belakang rambu tersebut terpasang juga tanda Verboiden. Bahkan di salah jalan di daerah pasar papan terpasang 2 buah tanda verboden di kedua ujung jalan tersebut, sehingga jika di amati dengan seksama jalur jalan tersebut tidak boleh di masuki kendaraan bermotor.

Di hubungi padang-today kadishubkominfo Tanah Datar Abrar menyatakan, bahwa pihak dinas perhubungan akan segera membuang rambu-rambu ganda tersebut, karena menurutnya hari ini adalah hari pertama ujicoba perubahan arus, “perubahan arus ini merupakan upaya untuk memperlancar arus dalam kota Batusangkar, hal ini kita laksanakan mengacu pada peraturan Bupati Tanah Datar No 32 Tahun 2015 tentang rekayasa lalu lintas dalam kota Batusangkar, “ujarnya.

Mengenai sosialisasi perubahan arus yang cukup signifikan si dalam kota Batusangkar Abrar menambahkan, “Tadi malam Selasa 1/09 pihak Dishub telah melakukan pertemuan dan sosialisasi dengan pihak Polres Tanah Datar, SatLantas khususnya, dan beberapa SKPD yang menyangkut kehidupan dalam kota seperti Dinas Pasar, Sat Pol PP tentang rencana ujicoba perubahan arus lalu lintas ini selama 3 bulan, dan akan di evaluasi setiap bulannya. Selama masa ujicoba ini bagi masyarakat yang dengan tidak sengaja melanggar aturan tanda rambu-rambu Porboden yang baru ini, karena ketidaktahuan mereka belum dilakukan penindakan terhadap para pengemudi ini, mungkin hanya sebatas peringatan hal ini telah di konfirmasikan dengan pihak Sat Lantas Tanah Datar pada pertemuan selasa malam kemaren, “tegasnya.(rommy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas