Harimau Masuk Ladang Warga

Padang-today.com___Warga Labuahan Gajah, Kudu Ganting, V Koto Timur, Padang Pariaman, Sumbar dikagetkan oleh seekor harimau melintas di Ladang warga dan masuk lagi ke hutan di daerah setempat, Senin, 30/12/2019 sekitar pukul 14.30 WIB.

Meski ketakutan pada diri warga Bujang Jambak, (63) sebagai saksi mata yang melihat langsung harimau melintas di ladangnya itu dengan memperlihatkan belang yang ukuran tubuh cukup besar.

Menurut Bujang, ketika hendak berteduh di pondok kecil yang tidak jauh dari ladang itu, Ia kaget dengan sosok yang melintas di ladang.

Dengan tidak bisa berbuat banyak, Bujang dengan sigapnya mengambil parang sembari memukulkan ke pondok kecilnya itu dengan tujuan untuk mengusir harimau yang melintas itu.

Namun, harimau langsung menatap Bujang, tidak beberapa lama harimau langsung masuk kehutan.

“Sambil menunggu hujan teduh, saya membakar kayu untuk memasak pisang. Tak beberapa lama melintaslah harimau itu dengan bobot tubuh yang cukup besar. Setelah saya ketahui bahwa itu harimau, langsung saya ambil parang dan dipukulkan ke pondok yang terbuat dari kayu, tidak beberapa lama kemudian harimau tersebut langsung masuk hutan,” ujar Bujang Jambak, Kamis 02/01/2020 di Kudu Ganting.

Lebih kurang hampir sekitar 10 menit harimau itu melihatkan belangnya pada saat melintas didepan matanya itu. Setelah kejadian itu, ia langsung kepasar untuk mengabarkan kejadian ini kepada warga setempat.

“Setelah kejadian itu, saya langsung kekedai minuman yang berjarak sekitar 1,5 kilo meter dari ladang saya sembari menceritakan kejadian tersebut. Masyarakatpun langsung meresponnya dan langsung melihat jejak harimau itu dengan mengambil gambar melalui Handphone seluler warga,” ujarnya.

Terkait dengan hal itu, pihak Walinagari V Koto Timur, M. Yunin telah bersurat ke pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

Menurutnya, dengan adanya kejadian ini warga yang bertani disekitar itu merasa kuatir dengan munculnyanya harimau di siang hari.

Ia membenarkan dengan adanya harimau masuk keladang milik pertanian warga setempat.

Hal ini dibuktikan dengan beberapa jejak kaki harimau yang ditemukan warga di tiga titik, salah satunya di ladang milik Bujang Jambak.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi pada warganya itu, ia menghimbau warga setempat untuk dapat berhati-hati dalam mengelola sawah dan pertanian.

“Saya selaku Walinagari menghimbau kepada warga untuk dapat berhati-hati dan waspada segala kemungkinan yang akan terjadi, terkait dengan munculnya harimau disiang hari,” ujarnya.

Masyarakat setempat percaya tentang kabar harimau melintas itu. Menurut mereka, kemunculan harimau dipercaya sebagai peringatan agar masyarakat hati-hati bahwa ada tamu yang tidak diundang datang di daerah itu. Artinya, ada harimau lain yang datang dari daerah lain ke daerah ini.

“Warga percaya harimau muncul memberi isyarat, warga berharap tidak terjadi hal tak diinginkan di kampung itu,” kata Babinsa setempat Serda Oyon.

Menurut Oyon, kemunculan harimau itu membuat warga yang bertani cukup cemas di daerah itu.

Pasalnya, tidak pernah ada harimau yang keluar pada siang hari. Diakui, hutan itu diperkirakan menjadi habitat harimau.

“Aparatur Nagari setempat akan memberikan informasi secepatnya apabila terjadi gangguan atau harimau itu muncul lagi,” imbuh Oyon. (herry suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*