Hendri Arnis Minta Masyarakat Legowo Walikota dan Rombongan Tinjau Proses Pembangunan Pasar

Padangpanjang, padang-today – Program pembangunan Pasar Padang Panjang yang dikerjakan oleh PT. Hutama Karya (HK) telah mulai dalam proses penggalian tiang-tiang bangunan di bekas lokasi pasar yang dirobohkan. Sehingga, Walikota Padang Panjang Hendri Arnis yakin, pembangunan pasar yang telah dinanti-nanti oleh masyarakat itu bisa direalisasikan.

Advertisements

“Seperti yang kita lihat, proses pembangunan telah dimulai. Dimana, lokasi telah dipagar dan alat berat telah mulai bekerja, dari keterangan pihak PT. HK, Selasa besok besi-besi sudah mulai di drop ke lokasi, selanjutkan akan diikuti oleh Tower Crane,” kata Hendri Arnis ketika memberikan keterangan kepada wartawan, usai meninjau lokasi pembangunan Pasar Padang Panjang, Sabtu kemarin.

Dikatakannya, pemerintah daerah tidak akan melakukan intervensi terhadap PT.Hutama Karya dalam melakukan pengerjaan pembangunan. Termasuk juga, akan memberikan sanksi tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengambil kesempatan dalam proses pembangunan tersebut.

“Kepada masyarakat, kita juga meminta untuk legowo dan bersabar selama proses pembangunan ini. Apalagi, nanti akan banyak alat dan kendaraan yang lalu lalang membawa material proyek dan mungkin akan menghalangi aktivitas masyarakat yang berjualan disepanjang jalan yang dilewati kendaraan itu,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Hendri Arnis juga tidak memungkiri adanya sejumlah pihak yang mencoba bermain-main dengan memanfaatkan situasi. Dimana, ada sejumlah oknum yang membuat kios-kios yang breada di sepanjang pagar milik PT.Hutama Karya. Parahnya lagi, kios-kios tersebut juga diperjualbelikan dan disewakan kepada pedagang.

“Kita minta kepada masyarakat atau pedagang, untuk melaporkan kepada Kantor Pengelola Pasar kalau ada pihak-pihak yang membangun kios illegal disepanjang lokasi yang dibangun oleh PT.Hutama Karya. Jika laporan itu tidak ditanggapi, silahkan hubungi saya. Kita akan tindak tegas mereka, baik itu masyarakat setempat maupun ASN,” jelas Hendri Arnis.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Defrial, juga menyebutkan, untuk tahapan pembangunan Pasar Padang Panjang yang akan dilakukan melalui anggaran tahun jamak itu, pihaknya telah menetapkan tahun pertama akan dilaksanakan dari Agustus hingga Desember 2016 untuk pembangunan Blok A dan Blok B.

“Sesuai dengan kontrak kerja, Blok A dan Blok B akan tuntas hingga akhir 2016. Selanjutnya, pembangunan Blok C dan Blok D akan dilanjutkan pada 2017. Hal itu dilakukan, selain terbatasnya lokasi penampungan pedagang, juga kesiapan PT Hutama Karya selaku pemenang tender,” ungkap Defrial.

Terkait gugatan yang dilayangkan oleh PT.Kultindo Herashamas dan Majelis Kerapatan Adat Nagari (MKAN) Batipuh dan X Koto. Defrial menjelaskan, kasus gugatan tersebut masih berada di pihak Pengadilan Negeri Padang Panjang dan tidak akan mengganggu proses pembangunan yang sedang dilaksanakan.

Sementara itu, Koordinator Lapangan PT Hutama Karya Syaiful ketika ditemui menyebutkan, pihaknya tidak mengalami kendala dalam pembangunan pasar tersebut, apalagi dalam tahapan penggalian lubang-lubang pondasi telah berjalan dan pada Selasa mendatang, pihaknya akan mulai mendrop besi sebanyak 2 ribu ton ke lokasi pembangunan.

“Besinya telah sampai di Pelabuhan Teluk Bayur, kita semula merencanakan akan mendropnya pada Senin ini, tetapi karena bertepatan dengan hari pasar. Sehingga kita undur pada Selasa. Setelah besi, kita juga akan mendatangkan dua unit Tower Crane,” sebutnya.

Untuk pekerja sendiri, lanjut Syaiful, untuk keseluruhan akan membutuhkan pekerja sebanyak 200 orang dengan tahap pertama sebanyak 50 pekerja. Dimana, pekerja tersebut akan diutamakan dari daerah Padang Panjang.

“Insya Allah, target pembangunan tahap pertama ini bisa kita realisasikan. Kami juga mohon dukungan dan doa restu dari masyarakat,” pungkasnya. (Humas/Rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*