Hijab Street Photo Hunt for Charity Dilaksanakan Minggu, Pelaksana: Saatnya Beramal Lewat Foto

Payakumbuh, Padang-Today.com-Tren fotografi yang beberapa tahun terakhir menjadi pilihan untuk digandrungi, mendorong lahirnya beragam komunitas foto di berbagai daerah. Baik sebagai sarana berkumpulnya pengguna dengan kesamaan jenis kamera, ketertarikan yang sama pada kategori fotografi, juga sebab kedekatan asal daerah dalam bentuk paguyuban.

Kegiatan yang dilakukan pun beragam. Baik sekadar berbagi ilmu fotografi, mengikuti perlombaan, hingga turun ke masyarakat dalam bentuk bentuk kegiatan sosial.

Tak terkecuali komitas foto asal Payakumbuh satu ini. Adalah Contrast, kelompok fotografer asal Kota Biru yang pada hari Minggu (27/5) ini akan mengadakan kegiatan amal. Bertajuk Hijab Steet Photo Hunting for Charity 2018, kegiatan rutin tahunan ini ditujukan untuk menghimpun bantuan pada saudara-saudari yatim yang ada di lingkungan sekitar kota.

Hal itu disampaikan Raga, Ketua Pelaksana Hijab Street Photo Hunting for Charity, Jumat (26/5).

“Sudah saatnya fotografi benar-benar berbicara dalam bentuk kontribusi kepada masyarakat. Lewat kegiatan dalam bentuk photomarathon ini, kita coba merangkul tak hanya fotografer yang ada di Payakumbuh, tapi juga seluruh fotografer di Sumatera Barat ikut berkontribusi,” jelas pria yang juga menggeluti usaha jasa fotografi ini.

Raga menerangkan, konsep photomarathon dengan pengambilan foto serentak hari Minggu ini, semua peserta akan memotret beberapa model yang ikut berpartisipasi. Lokasi yang dipilih adalah di sepanjang Tugu Adipura hingga Jembatan Ratapan Ibu.

“Ini akan sekaligus menjadi sajian menarik bagi warga kota menjelang waktu berbuka puasa. Sepanjang sesi foto, kita nanti juga akan memberi peluang juga pada warga yang ingin berdonasi sebagai tujuan acara ini. Saatnya fotografi tidak sekadar menangkap gambar saja, tapi juga bisa dijadikan kegiatan produktif untuk sarana beramal,” terang Raga antusias.

Sebagai ketua pelaksana, Raga juga tak lupa mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

“Tentu kita berterima kasih pada para donatur yang mendukung kegiatan, para model, make up artist dan designer. Tentu saya sendiri berterima kasih juga pada kawan-kawan panitia lainnya yang sudah banyak mencurahkan waktunya untuk persiapan acara,” sampai Raga.

Mendulang Sukses Tahun Sebelumnya

Taufik Imran, S.E, selaku steering committee kegiatan, sekaligus salah satu pendiri awal komunitas yang bernama lengkap Payakumbuh Contrast 1970 ini mengaku optimis kegiatan akan mendulang sukses seperti tahun sebelumnya. Taufik menilai, meningkatnya minat fotografi di Sumatera Barat, khususnya di Payakumbuh akan terwadahi melalui acara ini.

“Ini memberi peluang manfaat pada banyak pihak. Di satu sisi, teman-teman fotografer akan bisa saling berbagi dan unjuk kemampuan di sepanjang acara. Di sisi lain, warga yang melihat kegiatan juga bisa terhibur melihat aksi para model di tengah kota sekaligus dapat menyumbang untuk teman-teman yatim yang ada,” jelas ayah dua anak ini.

Taufik juga mengungkapkan, besar harapannya acara akan memperoleh capaian lebih dari tahun sebelumnya. Mengusung lebih-kurang 7 model terbaik seperti Chacha Kurnia dan Charmila, acara ini juga didukung oleh banyak make up artist dan designer kebanggaan Payakumbuh.

“Kita tunjukkan bahwa tak hanya fotografer, tapi juga para model, make up artist dan designer kita juga punya kemampuan luar biasa dan bisa unjuk kebolehan,” terangnya.

Di akhir, Taufik menjelaskan bahwa lewat acara ini, publikasi yang baik akan ikut mendorong citra kota.

“Sebabnya lewat kegiatan fotografi seperti ini menjadi sarana pengenalan kota yang cukup baik. Maka banyak dukungan yang datang, termasuk dari berbagai stakeholder, maupun tokoh masyarakat di Payakumbuh. Mereka juga kita undang untuk berbuka puasa bersama dan berdialog di akhir sesi.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas