HJK ke 229, Pemko Gelar Pentas Seni 3 Hari Berturut – Turut

Padangpanjang, TODAY—Penampilan artis Minang Kintani hingga group band lokal menjadi pembuka pentas seni rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padangpanjang ke- 229, di Lapangan Chatib Sulaiman, Banca Laweh, Jumat (29/11) malam.

Papa Choir, paduan suara dari ASN Kota Padangpanjang pun turut tampil malam itu. Seluruh hiburan tersebut dipersembahkan Pemko Padangpanjang sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada masyarakatnya.

Wali Kota Padangpanjang  Fadly Amran saat membuka rangkaian pentas seni HJK ke-229 tersebut, menyambut baik adanya penampilan dari seniman lokal yang terlibat. Pada kesempatan itu, Fadly menyampaikan kekagumannya terhadap salah seorang ASN yang juga memiliki talenta tarik suara dengan menyanyikan lagu ciptaan dari pejabat Eselon III di lingkungan Pemko setempat.

“Kita ingin kemeriahan ulang tahun yang ke 229 kota ini memang diisi oleh talenta-talenta lokal. Kami sangat kagum, apa lagi ternyata ada juga ASN kita yang memiliki kemampuan bernyanyi dengan suara yang sangat bagus dan lagunya juga diciptakan pejabat eselon,” ungkap Fadly.

Ketua DPRD Kota Padangpanjang, Mardiansyah memberikan apresiasi kepada Pemko dalam penyelenggaraan kegiatan HJK ke 229 tersebut. Sederetan rangkaian kegiatan yang disusun dan diselenggarakan dinas terkait, dinilai sebagai bagian dari bentuk penghargaan terhadap masyarakat Padangpanjang.

Dikatakan Mardiansyah, HJK yang dirayakan tersebut merupakan momentum untuk dapat introspeksi diri melakukan perbaikan dan pembenahan di semua lini dan sektor. Bukan berarti yang sekarang buruk, melainkan harus lebih baik lagi.

“Jadi, hari esok harus lebih baik dari kemarin. Jangan kita saling menyalahkan dan menyudutkan, karena masa lalu terkait dengan masa kini dan masa kini terkait dengan masa yang akan datang,” ungkap Mardiansyah kepada Padang Today usai pembukaan HJK di Bancahlaweh.

Politisi PAN itu juga menegaskan, HJK merupakan suatu momentum atau peringatan yang harus dimaknai sebagai perbaikan. Perbaikan di tengah tempaan defisit anggaran, sehingga harus mengencangkan ikat pinggang. Demi memenuhi hasrat pembangunan yang merata, adil, dan berkelanjutan, serta dapat memenuhi, menjalankan, dan melaksanakan visi pemerintahan.

“Mari kita jadikan HJK ke-229 Kota Padangpanjang ini sebagai penyemangat, pemersatu, dan mari saling bergandengan tangan untuk mengisi kembali perjuangan pembangunan di bumi Serambi Mekkah ini. Saling menghargai antarsatu dengan yang lainnya, menghormati yang tua dan menghargai yang muda. Saya yakin dengan kebersamaan kita dapat meraih hasil yang maksimal untuk Kota Padangpanjang,” pesan Mardiansyah. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas